Pemkab Berharap Revitalisasi Eks PG Colomadu Menguntungkan

KARANGANYAR (KRjogja.com) – Konsep kerjasama pemanfaatan eks Pabrik Gula (PG) Colomadu pascadirevitalisasi mendatang, belum sama sekali diketahui Pemkab Karanganyar. Pemakaian sebidang lahan Balai Benih Ikan (BBI) miliknya untuk proyek revitalisasi merupakan kesempatan Pemkab ikut berinvestasi.

"Detail sharing keuntungan seperti apa, saya belum tahu. Temasuk berapa dana yang akan dibutuhkan nanti. Tapi dalam desain proyek itu mengikutsertakan tanah BBI di sisi timur eks PG Colomadu. Ini merupakan saham Pemda dalam proyek tersebut,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Rabu (28/09/2016).

Bupati senang hati melepas lahan BBI Colomadu karena aset itu bakal lebih bermanfaat saat berada di bawah tata kelola revitalisasi eks PG. Lahan berukuran 2,5 hektare itu diminta PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX selaku pemilik eks PG dalam proyek yang akan didanai sejumlah perusahaan berpelat merah nasional, seperti PT Pertamina, PT Angkasa Pura, PT Jasa Marga dan PT Pembangunan Perumahan.

Bupati meyakini pemanfaatan lahan BBI Colomadu merupakan cara Pemkab masuk ke lingkaran pemegang kebijakan. Sebab proyek revitalisasi eks PG Colomadu bakal berdampak luar biasa di berbagai bidang, khususnya di wilayah Colomadu.“Harapannya, BUMN tidak meninggalkan Pemkab Karanganyar. Kami bisa ikut memberdayakan dan mewarnai,” katanya.

Berdasarkan pemaparan tim perencanaan revitalisasi, eks PG Colomadu disiapkan menjadi lokasi pameran berskala internasional. Di dalamnya menyediakan pusat perbelanjaan dan ekspo ekonomi kreatif. Berlatar belakang nuansa heritage bangunan kolonial, obyek tersebut diyakini bakal mengungguli pamor Benteng Vastenburg Solo sebagai obyek heritage. Bahkan akses menuju ke lokasi bakal lebih terbuka. (R-10)

BERITA REKOMENDASI