Pemkab Siapkan Museum Mini Penyimpanan Fosil

SRAGEN, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen akan membuat sebuah musium mini penyimpanan fosil purba. Salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Miri, yakni SD Negeri Girimargo1 yang pernah menjadi lokasi pengumpulan fosil sebelum Musium Sangiran berdiri akan dijadikan musium mini tersebut.  

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sragen, Kusmanto Senin (15/5) menyampaikan, pada tahun ini APBD Sragen menganggarkan dana untuk membangun dua lokal bangunan di SDN Girimargo 1 Miri untuk dibangun musium mini. Salah satu ruang di SD tersebut diketahui merupakan cikal bakal berdirinya Musium Sangiran. "Jadi sebelum ada museum, fosil-fosil yang belum terawat kemudian ditampung di SD tersebut, makanya akan kami bangun musium mini," ujarnya.

Menurut Kusmanto, pemkab nantinya akan membangun dua lokal untuk tempat fosil dan tempat pemutaran film anak-anak terkait fosil. Anggaran yang disiapkan yakni sebesar Rp 250 juta. Rencananya fosil yang sempat diserahkan ke Sangiran akan coba ditarik kembali untuk koleksi di musium mini.  

Meski demikian Kusmanto mengakui pihaknya belum berkomunikasi terkait rencana tersebut bersama Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran (BPSMPS). Pihaknya cukup optimistis lantaran kawasan tersebut bukan termasuk kawasan zona protection kawasan cagar budaya kepurbakalaan. "Kecamatan Miri tidak termasuk, dengan begitu kami optimistis bisa bekerjasama dengan bidang kebudayaan," jelasnya.

Kusmanto menambahkan, pelestarian musium mini di SDN Girimargo 1 patut dihargai. Pasalnya SD tersebut bisa dibilang salah satu cikal bakal pelestarian fosil di luar zona cagar budaya kepurbakalaan. "Diharapkan berdirinya musium mini bisa menambah penegetahuan siswa tentang asal benda purbakala," tambahnya. (Sam)

 

BERITA REKOMENDASI