Pemkab Sukoharjo Pantau Pembangunan Gedung Setda Terpadu

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Pemkab Sukoharjo terus memantau perkembangan pembangunan Gedung Setda Terpadu yang dikerjakan rekanan. Terlebih lagi sekarang masuk puasa Ramadan dan selanjutnya menghadapi Lebaran. Pembangunan diharapkan terus dikebut dan bisa diselesaikan sesuai kontrak kerja.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Agus Santosa, Jumat (18/5) mengatakan, tidak ada perubahan sama sekali berkaitan dengan teknis kerja pelaksanaan pembangunan Gedung Setda Terpadu Sukoharjo selama puasa Ramadan. Rekanan tetap diminta bekerja sesuai dengan kewajibannya. Sebab hal itu sudah masuk dalam perjanjian kontrak kerja dimana Pemkab Sukoharjo menyerahkan sepenuhnya pembangunan kepada rekanan pemenang lelang.

"Pemkab Sukoharjo tahunya beres. Pembangunan kami serahkan sepenuhnya pada rekanan atau kontraktor. Selama puasa ini pembangunan tetap jalan seperti biasa," ujar Agus Santosa.

Sampai sekarang perkembangan pelaksanaan pembangunan Gedung Setda Terpadu Sukoharjo sudah mencapai sekitar 19 – 20 persen. Angka tersebut sudah sesuai dengan perencanaan awal pembangunan.

Meski masih ada angka aman namun Pemkab Sukoharjo tetap melakukan pemantauan penuh pelaksanaan pembangunan khususnya selama puasa Ramadan hingga Lebaran. Hal itu penting menginggat Pemkab Sukoharjo memiliki pelajaran berharga dimana beberapa kali proyek pembangunan besar bersamaan dengan datangnya waktu puasa Ramadan dan Lebaran.

"Untuk saat puasa pekerjaan pembangunan tetap jalan. Namun untuk lebaran masih kami komunikasikan. Artinya memakai libur atau tidak. Tapi pada intinya karena pembangunan sudah kami serahkan sepenuhnya pada rekanan dan Pemkab Sukoharjo tahu beres," lanjutnya.

Rekanan diberikan kebebasan dalam mengatur waktu pengerjaan pembangunan dengan mempekerjakan pekerja atau tidak saat lebaran. Sejauh ini selama proses pembangunan Gedung Setda Terpadu Sukoharjo belum mendapat kendala.

"Pemkab Sukoharjo juga minta doa dan dukungan masyarakat agar pembangunan gedung bisa berjalan dengan lancar," lanjutnya.

Pejabat Pengelola Teknis Kegiatan (PPTK) Feriyanti mengatakan, proses pembangunan Gedung Setda Terpadu Sukoharjo terus dikebut. Perkembangan pengerjaan sampai sekarang menunjukan peningkatan signifikan bisa melebihi target. 

Keberhasilan tersebut membuat lega Pemkab Sukoharjo. Sebab pembangunan harus diselesaikan sampai akhir tahun ini. Dalam proses pembangunan dilakukan pengawasan secara ketat oleh sejumlah pihak. Hal itu dilakukan agar pelaksanaan pengerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan.

Dalam pelaksanaan proyek dikerjakan dengan membagi empat zona. Tujuannya untuk mempermudah pengawasan pembangunan. Antara satu zona dengan lainnya saling terkait sehingga pihak pelaksana bisa melakukan perhitungan pengerjaan. Zona yang dimaksud terbagi dalam kategori 1, 2, 3 dan 4.

"Pembagian pelaksanaan pembangunan dalam zona dilakukan sekaligus sebagai pengelompokan untuk mempermudah pengerjaan. Hasilnya bisa dilihat sekarang pelaksanaan pengerjaan lebih cepat selesai melebihi target dalam perencanaan," ujar Feriyanti.

Di masing masing zona dalam pengerjaan proyek sudah memiliki tenggat waktu sendiri. Pihak rekanan harus mengerjakan dan menyelesaikan sesuai perencanaan. Rekanan dilarang menunda pengerjaan sampai menyebabkan penyelesaian pembangunan molor. (Mam)

BERITA REKOMENDASI