Pemkab Sukoharjo Peringatkan PT RUM Soal Limbah Bau

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Pemkab Sukoharjo kirim surat peringatan ke PT Rayon Utama Makmur (RUM) Nguter. Surat dikirimkan secara resmi sebagai bentuk peringatan Pemkab Sukoharjo agar PT RUM menyelesaikan masalah limbah bau sesuai kesepakatan dengan batas waktu maksimal 19 Februari.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Sabtu (17/2) mengatakan, surat peringatan secara resmi sudah ditandatangani tertanggal 15 Februari. Selanjutnya surat dikirim ke PT RUM sebagai bentuk peringatan dari Pemkab Sukoharjo.

Surat peringatan dikirimkan Pemkab Sukoharjo mengingat batas waktu sesuai kesepakatan hampir habis. PT RUM diminta bergerak cepat menyelesaikan masalah limbah bau sesuai keluhan warga.

Kesepakatan dilakukan oleh PT RUM dengan warga pada 19 Januari lalu setelah ada demo besar di halaman kantor DPRD Sukoharjo. Dalam kesepakatan tersebut PT RUM menyatakan berusaha menghilangkan limbah bau selama satu bulan.

“Masalah limbah bau agar bisa diselesaikan PT RUM sesuai kesepakatan dengan warga sebelumnya,” ujar Wardoyo Wijaya.

Permintaan penyelesaikan masalah limbah bau didesak Pemkab Sukoharjo pada PT RUM. Sebab ada konsekuensi yang harus ditanggung PT RUM apabila tidak bisa memenuhinya.

Ada empat poin yang ditandatangani bersama antara PT RUM dengan warga sebelumnya. Poin pertama, yakni PT RUM bersedia untuk menghilangkan dampak limbah bau yang dihasilkan PT RUM sesuai baku mutu lingkungan, Kedua, untuk pelaksanaan upaya sebagaimana dimaksud diatas PT RUM akan melibatkan tim independen dari UNS dan UMS dan tim independen lainnya yang bersedia bergabung, Ketiga, upaya menghilangkan dampak limbah bau dilaksanakan dalam waktu satu bulan sejak kesepakatan ditandatangani, Keempat apabila dalam waktu satu bulan PT RUM belum dapat menghilangkan dampak bau tersebut maka PT RUM bersedia menghentikan sementara proses produksinya sampai membuat instalasi sulfure acid (H2SO4) recovery.

Bupati menambahkan, setelah penandatanganan kesepakatan pihak PT RUM telah melakukan sejumlah langkah untuk menghilangkan limbah bau. Diantaranya seperti, penutupan Barscreen pada inlet Ipal, pemberian mikroba pada inlet ipal, rekayasa pengkabutan pada cerobong cimney dan penanaman pohon kanthil. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI