Pemkab Sukoharjo Siap Berlakukan PPKM Darurat Level 4

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRjogja.com – Pemkab Sukoharjo masih memberlakukan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro hingga 5 Juli. Pemkab Sukoharjo juga segera menerapkan PPKM darurat sesuai kebijakan pemerintah pusat 3-20 Juli. Kasus virus Corona di Kabupaten Sukoharjo sendiri hingga sekarang masih tinggi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Widodo, Jumat (2/7) mengatakan, saat ini Pemkab Sukoharjo masih memberlakukan perpanjangan PPKM berbasis mikro hingga 5 Juli. Kebijakan tersebut sesuai surat edaran (SE) Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengingat sekarang masih pandemi virus Corona.

PPKM berbasis mikro belum selesai, ditambahkan Widodo, Pemkab Sukoharjo segera menerapkan PPKM darurat 3-20 Juli sesuai kebijakan pemerintah pusat. Pemberlakuan tersebut dilakukan setelah melihat perkembangan kasus virus Corona sekarang masih tinggi.

Pemkab Sukoharjo akan memberlakukan mengingat PPKM darurat sepenuhnya kewenangan pemerintah. Segala kebijakan dari pusat, dikatakan Widodo akan dijalankan daerah termasuk Pemkab Sukoharjo.

“PPKM darurat sesuai instruksi menteri dalam negeri nanti dijabarkan lagi menjadi instruksi Bupati. Pemberlakuan PPKM darurat diharapkan bisa dilaksanakan dan menurunkan angka kasus virus corona,” ujarnya.

Pemkab Sukoharjo sendiri pada rencana pemberlakuan PPKM darurat masuk level 4. Proses asesmen sekarang sedang berjalan sebelum pelaksanaan nanti. Widodo menjelaskan, asesmen pandemi virus Corona PPKM darurat level 4 ini memiliki konsekuensi pengetatan aturan yang cukup banyak karena kategori kondisi darurat level tinggi. Semua sektor yang diatur membutuhkan persiapan serius.

Kabupaten Sukoharjo sendiri pada pemberlakuan PPKM darurat level 4 di wilayah Solo Raya akan melaksanakan bersama dengan daerah lain seperti Kota Solo dan Kabupaten Klaten. Kebijakan tersebut dilaksanakan demi mencegah penyebaran virus Corona.

“Pemerintah daerah harus melaksanakan kebijakan pemerintah pusat terkait PPKM darurat. Tidak ada tawar-menawar,” lanjutnya.

Widodo menambahkan, apabila persiapan selesai maka dalam pelaksanaan nanti bisa diikuti semua pihak. Masyarakat juga wajib mematuhi aturan dalam PPKM darurat agar tidak terjadi lonjakan lagi kasus positif virus Corona. Diharapkan, usai PPKM darurat kasus positif virus Corona segera turun.

BERITA REKOMENDASI