Pemkab Sukoharjo Siap Wujudkan Keluarga Berkualitas Bebas Stunting

Editor: Agus Sigit

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemkab Sukoharjo siap wujudkan keluarga berkualitas bebas stunting. Program tersebut dilaksanakan dengan melibatkan peran aktif pemerintah daerah melalui dinas terkait dan masyarakat.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani saat memimpin apel akbar petugas Keluarga Berencana (KB) se Kabupaten Sukoharjo dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional Ke-29 Kabupaten Sukoharjo tahun 2022 di halaman kantor Pemkab Sukoharjo, Selasa (21/6) mengatakan, selamat Hari Keluarga Nasional Ke-29 tahun 2022, semoga dengan momentum peringatan ini semakin meningkatkan semangat dan motivasinya dalam mewujudkan keluarga berkualitas dan bebas stunting khususnya di Kabupaten Sukoharjo. Bangsa Indonesia setiap tahun menyelenggarakan peringatan Hari Keluarga Nasional yang jatuh pada bulan Juni. Peringatan ini merupakan momentum bagi semua untuk menggerakan rasa nasionalisme membangun negeri diantaranya melalui pembangunan keluarga.

Keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam upaya mengembangkan pribadi anak. Pengasuhan orang tua yang penuh kasih sayang dan pendidikan tentang nilai-nilai kehidupan, baik agama maupun sosial budaya merupakan faktor yang kondusif untuk mempersiapkan anak menjadi pribadi dan anggota masyarakat yang berkualitas sebagai generasi penerus bangsa.

Nilai-nilai saling menghormati dan toleransi bisa ditanamkan sejak dini di keluarga. Keluarga menjadi tempat pertama seorang anak belajar bersosialisasi dengan orang lain, yaitu Orangtua dan saudara-saudaranya. Oleh karena itu keluarga disebut sebagai sekolah pertama dalam menyiapkan generasi yang akan datang. Jika keluarga berhasil menyiapkan generasi yang sehat, berpendidikan dan berkarakter baik, maka ada jaminan masa depan bangsa ini akan lebih baik.

Mempertimbangkan peran besar dari keluarga tersebut, sangatlah tepat jika pembangunan bangsa ini dimulai dengan membangun keluarga. Disinilah peran penting Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Sukoharjo. Sebagai lembaga yang salah satu tugas utamanya melaksanakan pembangunan keluarga, DPPKBP3A Sukoharjo harus dapat memastikan agar pembangunan keluarga diarahkan pada penciptaan keluarga yang berkualitas, yaitu keluarga yang sehat, dibangun atas dasar perencanaan yang baik melalui pernikahan yang sah, hidup dalam lingkungan yang sehat, sejahtera, mandiri dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Peringatan Hari Keluarga Nasional tahun ini mengusung tema Bangkit Bersama Mewujudkan Keluarga Berkualitas Bebas Stunting sangatlah tepat,” ujarnya.

Etik Suryani menambahkan, saat ini di wilayah Kabupaten Sukoharjo masih ada balita yang mengalami stunting, kondisi ini disebabkan karena kurang gizi yang cukup lama dan infeksi berulang. Untuk itu diperlukan peran yang aktif antara pemerintah daerah melalui dinas terkait dengan masyarakat dalam upaya penurunan dan pencegahan stunting di Kabupaten Sukoharjo.

“Saya berharap kepada para petugas KB di Kabupaten Sukoharjo baik ditingkat kabupaten maupun di lapangan seperti PLKB, PPKBD dan sub PPKBD untuk lebih bersemangat dan senantiasa berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait serta fokus dalam upaya penurunan stunting di Kabupaten Sukoharjo,” lanjutnya.

Bupati mengatakan, atas nama Pemkab Sukoharjo mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada semua pihak yang telah memberikan dukungannya bagi peningkatan dan pengembangan kualitas keluarga Indonesia pada umumnya dan Kabupaten Sukoharjo secara khusus dalam rangka penguatan peran keluarga dalam penurunan stunting.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Sukoharjo, Proboningsih Dwidanarti, mengatakan, DPPKBP3A Sukoharjo melakukan upaya berkaitan dengan peningkatan keluarga keluarga dan penurunan stunting di Kabupaten Sukoharjo. Upaya tersebut disemangatkan kembali dalam kegiatan peringatan Hari Keluarga Nasional tahun 2022.

“Penurunan stunting tetap menjadi prioritas kami. Pemkab Sukoharjo sudah memberikan dukungan sangat besar pelaksanaan program tersebut,” ujarnya. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI