Pemkab Targetkan 100 Ribu Rekam Data E-KTP

SRAGEN (KRjogja.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen mematok target perekaman data kependudukan hingga 100 ribu penduduk. Target tersebut harus dirampungkan paling lambat 30 September mendatang.  Saat ini jumlah penduduk Sragen tercatat mencapai 959.624 orang. Sedangkan 724.000 di antaranya sudah wajib memiliki e-KTP. Tapi saat ini baru sekitar 600 ribu penduduk yang sudah melakukan rekam data kependudukan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sragen, Wahyu Lwiyanto Minggu (4/9) mengatakan, diperkirakan tidak kurang 100.911 warga yang belum melakukan perekaman data akan terkover pada September ini. Angka ini terlihat besar, namun jika dibagi 20 kecamatan yang ada, jumlahnya tidak seberapa. "Jadi rekam data kependudukan bisa dilakukan di kecamatan. Kalau dirata-rata jumlahnya sekitar 5000 per kecamatan," ujarnya.

Menurut Wahyu, pihaknya segera mengirim surat untuk warga yang belum rekam data e-KTP. Hal tersebut agar warga segera melakukan rekam data di kecamatan domisili. Kebanyakan yang belum melakukan rekam data yakni beberapa kecamatan dengan penduduk padat seperti Sragen, Masaran dan Kalijambe. 

Jika warga tidak kunjung merekam data kependudukan, jelas Wahyu, maka secara otomatis merugi. Pasalnya, nomor induk kependudukan (NIK) miliknya sulit terverifikasi. "Tidak perlu pemblokiran NIK. Secara otomatis warga pasti mengalami kerugian. Di antaranya, warga tidak bisa melakukan transaksi perbankan, pengurusan surat, SIM, BPJS dan seluruh pengurusan yang menggunakan e-KTP," ungkapnya.(Sam)

BERITA REKOMENDASI