Pemkot Cermati ASN Berafiliasi HTI

SOLO, KRJOGJA.com – Menyusul pembubaran Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan mencermati Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ditengarai berafiliasi dengan lembaga yang disebut-sebut bertentangan dengan Pancasila itu. 

Meski begitu, kemungkinan menjatuhkan sanksi terhadap ASN yang diketahui bergabung dengan HTI, masih harus menunggu kebijakan lanjut dari pemerintah pusat.

Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD), Rachmat Sutomo menjelaskan pemerintah kota sekadar sebagai pelaksana di daerah sehingga tindakan lebih lanjut menunggu arahan dari pusat. Langkah awal yang perlu dilakukan dalam hari-hari dekat ini, hanya melakukan penyisiran terhadap ASN dari kemungkinan berafiliasi dengan HTI yang telah dibubarkan.

"Mengacu Peraturan Pemerintah No 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, terutama pasal 4 Nomor 3, yang diantaranya menyebut, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilarang mengikuti organisasi berjaringan internasional tanpa izin pemerintah."

Pelaksana Tugas (PlT) Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Said Romadlon, terpisah mengungkapkan, sejauh ini, HTI belum mendaftarkan diri sebagai Ormas tingkat kota di Solo. Beberapa waktu lalu, pengurus HTI Solo memang berniat mendaftarkan diri ke Kesbangpol, namun berkas pendaftaran ditarik kembali, karena berkas persyaratan belum lengkap. (Hut)

BERITA REKOMENDASI