Pemuda NU Desak Restrukturisasi Pengurus PKB

SRAGEN, KRJOGJA.com – Kalangan pemuda Nahdlatul Ulama (NU) Sragen mendesak kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) setempat segera direstrukturisasi. Kepengurusan DPC PKB sekarang dinilai belum bisa mewadahi aspirasi warga NU serta proses regenerasi tidak berjalan.

Ketua Gerakan Pemuda (GP) Anshor Sragen, Endro Supriyadi kepada wartawan Selasa (20/3) mengatakan, selama ini suara NU Sragen sebanyak lebih dari 100 ribu yang tertampung di PKB terkesan mubazir. Anggota Fraksi PKB yang saat ini duduk di kursi DPRD setempat dinilai tidak bisa menyuarakan aspirasi kaum nahdliyin. 
"Memang kursi PKB melonjak jadi 7 kursi. Tapi terkesan mereka (fraksi PKB) tidak bisa mewadahi aspirasi NU dan hanya mendekat kalau lagi butuh saat menjelang Pileg seperti sekarang," ujarnya.

Menurut Endro, kelemahan anggota fraksi yang dinilai tidak bisa menyatu dengan warga NU ini terjadi karena pengawasan dari DPC PKB juga tidak maksimal. Sehingga terkesan antara fraksi dan DPC tidak selaras. "Dalam hal pengelolaan partai mulai pengawalan aspirasi, pola komunikasi dan konsolidasi antar pengurus harus segera diperbaiki agar PKB menjadi lebih besar di Sragen," jelasnya.

Berbagai kelemahan pengurus struktural DPC PKB ini, jelas Endro, diharapkan segera diperbaiki dalam even Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Sragen mendatang. "Siapapun nanti ketua yang terpilih, harus memperbaiki pola komunikasi sehingga PKB benar-benar menjadi rumah besar aspirasi politik warga NU," tandasnya.

Sekretaris GP Anshor Sragen, Krisna menambahkan, kepengurusan DPC PKB mendatang harus bisa mengakomodir kekuatan para pemuda NU. Apalagi selama ini dalam setiap even politik, petugas yang terjun langsung ke lapangan adalah para pemuda. (Sam) 

BERITA REKOMENDASI