Pemudik Terus Datang ke Sukoharjo, Kebutuhan Rumah Singgah Mendesak

Editor: Agus Sigit

Asisten II Sekda Sukoharjo Widodo mengatakan, sekarang sedang disiapkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Rumah Singgah sebagai tempat karantina atau isolasi mandiri bagi pemudik atau pendatang.

“Perbup ini yang akan jadi acuan bagi Pemerintah Desa dalam menyiapkan rumah singgah bagi pemudik atau pendatang selama menjalani karantina atau isolasi mandiri,” ujarnya.

Acuan penting disiapkan mengingat kebutuhan rumah singgah dan penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona di tingkat desa akan menggunakan dana desa. Penggunaan dana desa tersebut sudah diinstruksikan pemerintah pusat.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, mengatakan, sudah mengeluarkan kebijakan penyiapan 14 rumah singgah di masing masing desa dan kelurahan. Di Sukoharjo sendiri total ada 167 desa dan kelurahan tersebar di 12 kecamatan. Artinya nanti ada 2.338 rumah singgah berada di Kabupaten Sukoharjo.

Pemkab Sukoharjo sengaja meminta kepada pemerintah desa dan kelurahan menyiapkan masing masing sebanyak 14 rumah singgah sebagai tempat isolasi mandiri bagi pemudik atau pendatang. Penyiapan tersebut penting dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona.

Penyiapan rumah singgah juga penting dilakukan sebagai bentuk keterlibatan pemerintah desa dan kelurahan. Mereka dilibatkan mengingat paling dekat dengan warga dan mengetahui aktivitas pemudik atau pendatang di wilayahnya.

“Hasil rapat koordinasi Gugus Tugas Penanganan Virus Corona Pemkab Sukoharjo diputuskan pemerintah desa dan kelurahan diminta menyiapkan masing masing 14 rumah singgah bagi pemudik atau pendatang sebagai tempat isolasi mandiri,” ujarnya. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI