Penambahan Kasus Covid-19 Bersumber Kontak Erat

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Kontak erat pasien terinveksi Covid-19 sering mengabaikan protokol kesehatan saat menjalani isolasi mandiri. Kondisi tersebut makin menambah jumlah kasusnya di Karanganyar.

“Keluarga dekat yang kontak erat setelah diswab, hasilnya positif. Ini yang harus diwaspadai. Perlu diedukasi cara benar menjalani isolasi mandiri agar tidak menularkan,” katanya Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karanganyar, Juliyatmono, Rabu (14/10/2020).

Berdasarkan data dari Dinkes Karanganyar per Selasa (13/10/2020), jumlah positif Covid-19 mencapai 127 orang. Dari mereka, kontak eratnya sebanyak 737 orang. Adapun jumlah pasien meninggal dunia 38 orang.
Dikatakan, para kontak erat memang mengisolasi diri selama 14 hari namun kurang patuh atau malah tak tahu protokolnya.

Adapun aturan protokol isolasi mandiri, seharusnya seluruh anggota keluarga mengenakan masker di dalam maupun luar rumah, jaga jarak dengan yang terinveksi, sering cuci tangan pakai sabun, jangan sentuh bagian uka, tidak keluar dari batas pekarangan rumah, bila timbul gejala segera hubungi nakes, rumah cukup sinar matahari, berjemur di pagi hari, usahakan bahagia, dan konsumsi vitamin C.

“Kalau sudah isolasi mandiri, saya yakin sembuh. Tinggal menunggu waktu saja. Namun yang berinteraksi dengan mereka ini yang perlu diedukasi dan disiplin,” katanya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar, Purwati mengatakan perawatan pasien Covid-19 menyesuaikan domisilinya. Kebanyakan mereka dirawat di beberapa fasilitas kesehatan rujukan di Kota Solo karena jaraknya terdekat. Sedangkan di RSUD Karanganyar, bangsal khusus untuk pasien Covid-19 masih tersedia hingga pekan lalu.

“RSUD membuka baru bangsal Sakura. Masih tersedia bed nya. Belum penuh. Perawatan pasien Covid-19 di Karanganyar tidak hanya di RSUD tapi juga di RSAU dr Siswanto Lanud Adi Soemarmo. Kami juga merujuk ke RS di Solo yang menangani Covid-19,” katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI