Pencuri Sembunyikan Ikan di Saku Celana

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Satreskrim Polres Karanganyar menangkap DK (28) dan RN (24), tersangka kasus dugaan pencurian ikan mas koki milik penjualnya di Perum Griya Pandeyan Asri Tasikmadu. Keduanya tak bisa mengelak usai terekam kamera CCTV sedang mencurinya.

Tindakan kriminal DK yang merupakan warga tasikmadu dan RN warga Kebakkramat ini dilakukan sejak Februari-Maret 2021 di toko ikan hias milik Warsito Putut Susilo (29). Dengan modus membuat korban sibuk, keduanya berhasil membawa kabur ikan hias itu sampai 40 ekor.

“Satu tersangka ngobrol dengan korban. Supaya membuat dia sibuk. Lalu tersangka lain mengeksekusi. Caranya dengan mengambil ikan di kolam lalu memasukkannya ke saku celana jins, jaket, bagasi motor dan dasboard motor,” kata Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Kresnawan Hussein kepada wartawan dalam gelar barang bukti kasus pencurian di Mapolres, Rabu (28/04/2021).

DK dan RN silih berganti peran kejahatan itu dalam kurun waktu dua bulan. Tersangka mengakui berhasil menjarah sampai 40 ekor ikan mas koki tanpa pemiliknya menaruh curiga. Ikan yang berhasil dijarah, kemudian ditawarkan secara daring melalui media sosial. Ternyata banyak peminat. Selain harganya murah, kualitasnya juga bagus.

“Tersangka sudah memperhitungkan berapa lama ikan bisa bertahan di kantongan celana dan jok motor. Begitu sudah saatnya pergi, mereka langsung pamit. Di rumahnya, mereka menjual ikan-ikan itu secara online,” katanya.

Dari unggahan dagangan itu, mereka bisa menjual sampai 23 ekor dengan harga ratusan ribu rupiah sebelum akhirnya tertangkap. Pemilik warung ikan hias ternyata memasang kamera CCTV. Ia sudah jengah merugi sampai Rp 10 juta dari ikan-ikannya yang hilang dicuri.

“Dari rekaman itu terlihat dua tersangka mengambil ikan. Merekalah pelakunya. Polisi juga menelusuri dari postingan-postingan para tersangka. Ikan-ikan itu identik dengan milik korban,” katanya.

Saat ditangkap pada pertengahan April, polisi menyita barang bukti tujuh ekor ikan mas koki yang belum sempat dijual. Lalu dua sepeda motor sarana. Para tersangka mengaku ketagihan mencuri ikan. Sebab cepat laku dan keuntungannya lumayan. Per ekor mencapai Rp40 ribu. Satu tersangka biasanya menjadi jukir sedangkan lainnya pengangguran.

Atas perbuatannya, mereka dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun. (Lim)

BERITA REKOMENDASI