Pendekatan Pancaila untuk Generasi Milenial Perlu Diubah

SRAGEN, KRJOGJA.com – Seluruh komponen masyarakat bertanggungjawab untuk mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa. Apalagi di tengah gelombang berbagai informasi dari luar yang dengan mudah masuk ke Indonesia.

Bangsa Indonesia yang paling rentan terhadap paparan berbagai nilai dan budaya luar salah satunya adalah generasi milenial. Bila tidak diimbangi dengan penananam nilai-nilai luhur bangsa, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang kehilangan ruh budaya bangsa.

Hal tersebut disampaikan anggota MPR, Agustina Wilujeng Pramestuti, saat bertemu dengan puluhan warga Sragen di Hotel Surya Sukowati, Rabu (3/10) sore. Pendekatan penanaman nilai-nilai luhur bangsa kepada anak muda harus diubah. "Kita tidak bisa menggunakan pendekatan konvensional seperti penataran seperti zaman saya masih muda. Harus ada inovasi dalam menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila kepada generasi milenial. Tentu dengan mengakomodasi nilai kekinian," ujar wakil rakyat dari PDI Perjuangan ini.

Agustina mengakui, pemahaman anak-anak muda sekarang terhadap Pancasila masih perlu terus didorong. Bila tidak ada upaya tersebut dengan pendekatan yang inovatif, dia khawatir anak-anak muda itu akan kehilangan jati diri sebagai anak bangsa Indonesia. (Sam)

BERITA REKOMENDASI