Pengangguran di Sukoharjo Diberi Pelatihan Kerja Bekal Hidup Mandiri

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRjogja.com – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo memberikan pelatihan kerja bagi warga sebagai bekal hidup mandiri maupun disalurkan ke berbagai industri dan usaha. Program tersebut dijalankan untuk mengurangi angka pengangguran. Sebab ditengah pandemi virus Corona seperti sekarang angka pengangguran sangat tinggi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo Bahtiyar Zunan, Minggu (21/2) mengatakan, angka pengangguran di Kabupaten Sukoharjo sejak awal pandemi virus Corona tahun 2020 hingga awal 2021 masih tinggi. Pengangguran berasal dari lulusan sekolah dan terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) serta dirumahkan akibat pandemi virus Corona. Angka pengangguran tertinggi didominasi usia produktif dimana mereka mengalami kesulitan mendapatkan atau terserap sebagai tenaga kerja.

Pengangguran tersebut muncul karena berbagai sumber penyebab. Seperti siswa lulusan sekolah mulai SMA/SMK dan perguruan tinggi. Begitu menyelesaikan pendidikan mereka tidak langsung terserap sebagai tenaga kerja. Hal itu karena minimnya lowongan kerja dari industri atau pelaku usaha ditengah pandemi virus Corona.

Faktor pengangguran juga karena minimnya kesempatan mendapat kerja mengingat industri sedang mengalami masalah ekonomi. Penyebab lainnya akibat ketatnya persaingan mendapat pekerjaan sekarang. Disisi lain kualitas lulusan siswa sekolah dan perguruan tinggi juga kurang memenuhi kebutuhan industri.

“Angka pengangguran cukup tinggi ditengah pandemi virus Corona sekarang. Tertinggi angka usia produktif tapi saya kurang hafal datanya. Mereka sudah mendapatkan penanganan berupa pelatihan kerja sebagai bekal hidup mandiri atau disalurkan ke beberapa industri atau usaha,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI