Penganiayaan Dipicu Konsumsi Miras, 4 Pelaku Diringkus

KARANGANYAR, KRJOGJA.com -Empat orang ditetapkan tersangka kasus penganiayaan di sebuah kondangan di Desa Gebyok, Kecamatan Mojogedang, Senin (23/12) malam. Korban yang beridentitas perguruan silat tertentu, dianggap mengacau pesta. 

Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi dalam gelar barang bukti kasus penganiayaan di Mapolres, Kamis (26/12) mengatakan satu pelaku berusia 17 tahun, yakni HFJ alias Kempo. Sedangkan tiga lainnya adalah Lempok (27), Kenci (21) dan DM (32). Semuanya warga Desa Gebyok, Mojogedang. 

"Saat itu sedang ada hajatan dengan mengundang OM Zelinda. Dangdutan. Nah, para pelaku maupun korban datang ke lokasi untuk mencari hiburan. Korban dua orang, yaitu Aldi Supriyanto (18) dan Purwanto (26). Mereka datang sambil mabuk. Saat berjoget menyenggol tak beraturan sehingga memancing emosi," katanya. 
Para pelaku awalnya meminta korban pulang saja daripada berbuat onar. Namun, hal itu malah menyulut perang mulut sampai adu fisik. Para korban dikeroyok sampai babak belur oleh para pelaku. 

Pertikaian bertambah rumit ketika para pelaku berlatar belakang perguruan silat rival Aldi. Informasi menyebutkan, kawan-kawan Aldi dari berbagai daerah datang ke Karanganyar untuk menuntut balas. Seakan tak mau mengalah, kubu dari para pelaku juga memasang badan. Jika Polres tak memediasi, diperkirakan pecah bentrok. 

"Pimpinan dari tiga perguruan silat dihadirkan untuk memediasi. Dibuat kesepakatan pula di atas materai agar kasus ini ditangani secara hukum. Dalam hal ini, pelaku diproses sesuai ketentuan berlaku," katanya. 

Barang bukti diamankan berupa kaus beridentitas perguruan silat. Polisi juga mengantongi alat bukti visum luka memar kepala, mata dan hidung korban. 

Adapun pasal disangkakan ke pelaku di bawah umur HFJ adalah pasal 170 ayat 1 dan 2 KUHP jo UURI no 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak. Sedangkan tiga tersangka lainnya dijerat pasal 170 KUHP pasal 1 dan 2 ke 1 (e) dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun. (Lim)
 

BERITA REKOMENDASI