Pengawasan Kendor, Aksi Buang Sampah Marak lagi

SOLO (KRjogja.com) – Pengawasan di sejumlah jembatan dan wilayah bantaran dengan melibatkan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) mengendor, aksi buang sampah di sungai kembali marak dalam beberapa waktu terakhir. Padahal, beberapa waktu lalu, aksi buang sampah di perairan umum ini, menurun drastis, terlebih saat Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menerapkan sanksi bagi pelanggar, meski baru sebatas pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), serta surat pernyataan untuk tidak mengulang perbuatannya.

Tampaknya, tingkat kepatuhan sebagian masyarakat dalam hal membuang sampah, menurut Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Arief Darmawan, relatif masih rendah. Artinya, mereka patuh tidak membuang sampah di sungai, hanya ketika ditempatkan petugas pengawas, tambahnya, menjawab wartawan, di kantornya, Selasa (13/9/2016), namun ketika pengawasan mengendor, mereka kembali membuang sampah ke perairan umum yang mengakibatkan pendangkalan selain pula aliran sungai menjadi kotor.

"Dengan jumlah personal terbatas, menurutnya, tidak mungkin menempatkan Linmas menjaga jembatan secara terus menerus, sebab masih ada tugas lain seperti mengamankan kawasan bebas Pedagang Kaki Lima (PKL), lingkungan, persimpangan jalan, tempat indekost, dan sebagainya. Sejauh ini, pihaknya masih mencari formulasi yang tepat, untuk mengantisipasi aksi membuang sampah di perairan umum, agar lebih efektif sekaligus memicu kesadaran masyarakat atas kebersihan lingkungan, termasuk sungai," ungkap Arief Darmawan.

Di sisi lain, Wakil Walikota Solo, Achmad Purnomo juga melontarkan gagasan untuk melangsungkan lomba kebersihan sungai dengan peserta warga di sepanjang aliran sungai. Dengan begitu, secara otomatis mereka tidak akan membuang sampah ke sungai, sekaligus mengawasi kemungkinan warga lain melakukan hal serupa. Selain itu, bulan depan dijadwalkan juga akan dilakukan gerakan bersih-bersih sungai dengan melibatkan ribuan warga, sebagai upaya merangsang kesadaran masyarakat menjaga lingkungan, terutama kebersihan sungai. (Hut)

BERITA REKOMENDASI