Pengawasan Penghuni Rusunawa Joho Diperketat

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRjogja.com – Data kependudukan penghuni di rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Joho, Sukoharjo Kota diperketat. Mereka akan dipantau langsung oleh petugas tidak sekedar berkas saja namun juga aktifitasnya. Hal itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi terjadinya penyalahgunaan salah satunya berkaitan dengan terorisme.

Kabid Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sukoharjo Sarwidi, Senin (21/5) mengatakan, pengawasan di Rusunawa Joho memang memiliki karakteristik berbeda dibanding permukiman masyarakat pada umumnya. Sebab penghuni tinggal di dalam satu kompleks bangunan dengan diisi banyak orang. Para penghuni juga datang dari berbagai latar belakang berbeda baik asal daerah, pekerjaan dan lainnya. Kondisi tersebut membuat pengawasan diperketat untuk mengantisipasi terjadinya masalah.

Bentuk pengetatan sudah dilakukan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sukoharjo dengan melakukan pendataan. Para penghuni wajib mengisi formulir, mengumpulkan data kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai syarat tinggal di Rusunawa Joho.

Para penghuni Rusunawa Joho juga telah dilengkapi dengan pembentukan resmi pengurus RT/RW. Hal itu dimaksudkan agar ada kegiatan bersama diantara para penghuni Rusunawa Joho. Selain itu juga bentuk bagian dari usaha petugas agar antar penghuni melakukan sosialisasi.

"Para penghuni Rusunawa Joho tetap kami awasi semua kegiatannya. Termasuk berkaitan dengan data kependudukan sebab mayoritas penghuni disana merupakan warga dari luar daerah," ujar Sarwidi.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sukoharjo sudah menempatkan petugas di Rusunawa Joho. Tugasnya tidak sebatas pengawasan pada para penghuni saja namun juga berkaitan dengan perawatan kondisi bangunan, fasilitas dan termasuk penarikan retribusi.

"Soal pengawasan kami juga telah meminta bantuan pada pihak terkait mulai dari Pemerintah Kelurahan Joho, Kecamatan Sukoharjo Kota, aparat keamanan dan masyarakat sekitar Rusunawa Joho," lanjutnya.

Para penghuni Rusunawa Joho diketahui mayoritas bekerja sebagai buruh pabrik. Mereka sengaja tinggal disana untuk mendekatkan diri dengan tempat kerjanya.

"Disekitar Rusunawa Joho pada khususnya dan Kecamatan Sukoharjo Kota pada umumnya banyak berdiri pabrik dan tempat usaha. Para penghuni rusunawa itu merupakan buruh atau karyawan yang bekerja disana," lanjutnya.

Lurah Joho, Kecamatan Sukoharjo Kota Wisnu Pramudiya Wardana mengatakan, butuh kerja sama dan keterlibatan semua pihak berkaitan dengan pengawasan penghuni Rusunawa Joho. Sebab penghuni disana sangat banyak dan mayoritas berasal dari luar daerah. Selain itu kegiatan mereka juga sulit terpantau karena tinggal dalam satu kompleks bangunan.

"Memang bangunan Rusunawa Joho dekat dengan kantor kelurahan. Tapi butuh pengawasan bersama semua pihak mengingat penghuni disana sangat banyak dan sulit dipantau," ujarnya.

Pihak Kelurahan Joho, Kecamatan Sukoharjo Kota berharap tidak ada temuan kejadian berkaitan kegiatan para penghuni Rusunaw Joho dengan terorisme. "Apabila diperlukan memang perlu dilakukan penertiban juga di Rusunawa Joho sebagai antisipasi pelanggaran hukum. Misal sidak ke para penghuni," lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI