Pengelolaan 10 Bonbin Pelat Merah Buruk

SOLO (KRjogja.com) – Pengelolaan 10 kebun binatang milik pemerintah yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, umumnya relatif buruk dibanding 57 kebun binatang lain yang ditangani perusahaan swasta. Sebagian besar pengelola kebun binatang (bonbin) pelat merah tersebut, terbentur pada persoalan keterbatasan anggaran, sehingga pengembangan tak dapat dilakukan secara maksimal, sementara upaya menggandeng investor juga tersendat.

"Dalam kaitan itu, mulai tahun ini pemerintah pusat turun tangan membantu pengembangan kebun binatang milik pemerintah daerah. Pada tahap awal," jelas Direktur Jenderal (Dirjen) Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Tachrir Fathoni, menjawab wartawan, di Balaikota Solo, Jumat (12/8/2016), menyasar dua kebun binatang masing-masing Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) dan kebun binatang Bukittinggi.

Dua kebun binatang tersebut, jelasnya, diproyeksikan menjadi model pengembangan lembaga konservasi di Indonesia dengan melakukan redesign melibatkan ahli kebun binatang baik dari dalam maupun luar negeri, diantaranya Australia, Amerika Serikat, dan beberapa negara Eropa. Desain baru pengembangan TSTJ, menurut Tachrir, saat ini sudah mendekati final, mencakup konservasi flora dan fauna yang terbagi dalam beberapa zona pada lahan seluas sekitar 11,5 hektar. Dijadwalkan, desain baru pengembangan TSTJ dapat diaplikasikan mulai akhir tahun ini dan rampung sekitar 2018 mendatang.

Akan terjadi perubahan total dengan kondisi TSTJ saat ini, jelas, sebab pengembangan ke depan mengacu pada pengelolaan kebun binatang modern, termasuk desain kandang dan penataan landscape. Sebagai gambaran dia menyebut, koleksi satwa TSTJ saat ini, umumnya berada di dalam kandang berjeruji besi, nantinya akan ditata ulang dengan desain kandang mendekati habitat asli, sehingga semua satwa lebuih sejahtera dan terbuka ruang bagi kemungkinan berkembang biak. Bahkan dia menyebut, jika desain baru pengembangan TSTJ sudah direalisasikan seratus persen, akan menjadi kebun binatang terbaik di Asia. (Hut)

 

BERITA REKOMENDASI