Penguji Ranmor Terjangkit Covid, Layanan Dibatasi

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Layanan pengujian kendaraan bermotor di Dinas Perhubungan Kabupaten Karanganyar berbatas kuota harian. Penyebabnya, petugas penguji terbatas. Hal itu diperparah penularan di kalangan mereka sehingga sebagian harus isolasi mandiri.

Kepala Dishub Karanganyar Sri Suboko mengatakan hanya memiliki 11 petugas penguji. Saat ini, jumlahnya berkurang karena tiga diantaranya tertular Covid-19. Kondisi demikian membuatnya harus menata kuota layanan separuh dari kondisi normal.

“Senin sampai Kamis itu kami batasi 30 kendaraan per hari. Kalau Jumat itu kami batasi 25 kendaraan per hari. Biasanya rata-rata itu 60 kendaraan per hari,” katanya kepada wartawan, Rabu (20/1).

Dia menjelaskan jam kerja berlaku seperti biasa mulai pukul 07.00 WIB. Jumlah penguji yang masih bertahan saat ini berada di batas kritis. Jika petugasnya kembali tumbang, ia memastikan layanan bakal terganggu. Hal itu sudah dikonsultasikannya ke Bupati Juliyatmono.
“Kata beliau terus layani dengan pembatasan kuota layanan harian. Selalu jaga kesehatan dan perketat protokol kesehatan bagi rekan-rekan maupun sopir,” katanya.

Sementara itu persebaran Covid-19 di perkantoran semakin ganas. Selain di dinas perhubungan, juga di salah satu instansi vertikal. Dinas Kesehatan menyarankan pimpinan instansi vertikal itu agar menutup sementara pelayanan langsung di kantor. Pertimbangannya jumlah pegawai yang tersisa atau yang dinyatakan negatif Covid-19 tinggal separuh. (Lim)

Purwati menyampaikan kondisi pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah orang tanpa gejala (OTG).
“Mereka isolasi mandiri. Pegawai yang menunggu hasil tes swab PCR pun sudah kami minta menunggu hasil sembari isolasi mandiri. Biar tidak menyebar. Kantor akan ditutup hingga Jumat. Pelayanan di kantor itu dilakukan secara online,” ungkapnya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI