Penutupan Polling MPSS, Puspo TetapPaling Atas

SOLO, KRJOGJA.com – Pengusaha kuliner kondang Puspo Wardoyo masih bertengger di urutan teratas dalam jajak pendapat atau polling yang digelar oleh lembaga riset yang menamakan dirinya Masyarakat Peduli Solo Sejahtera (MPSS) untuk memilih Walikota Solo,
Sabtu (26/10/2019).

Menjelang penutupan polling yang digelar sejak 14 Oktober 2019 hingga 28 Oktober 2019 dengan responden berkisar 50.000 orang , posisi owner ayam bakar Wong Solo Puspo Wardoyo
itu berhasil menggaet 69 % dari 5.000 responden. Di laman MPSS
https://linkto.run/p/HZ92SQAP setidaknya ditawarkan kepada calon responden ada tujuh kandidat calon walikota ( Cawalkot) Solo. 

Tujuh kandidat Walikota Solo yang populer di beri kode AD 1 A , diantaranya Gibran Rakabuming Raka (pebisnis owner Chili Pari dan Markobar), Puspo Wardoyo (pebisnis kuliner, pemilik ratusan gerai ayam bakar Wong Solo), Achmad Purnomo (politisi, petahana Wakil Walikota Solo ), Farid Sunarto Direktur CV Salsa Sentra Subur (S-3), Gunawan Setiawan (owner batik Gunawan), Bambang Nugroho (ketua DPD KNPI Solo) serta Bagyo Wahyono (desainer pakaian).

Hingga Sabtu (26/10/2019) jelang penutupan Puspo Wardoyo masih berada di urutan teratas Puspo Wardoyo
berhasil mendapat dukungan
69 % dari 5.000 responden.

Sementara Achmad Purnomo (politisi) 2%, Gunawan Setiawan ( owners Batik Gunawan) 6%. M Farid Sunarto (Direktur CV Salsa Sentra Subur) 8%. Gibran Rakabuming ( owner Chili Pari) 14%.Bambang Nugroho sering dipanggil Bambang Gage ( Ketua DPD KNPI Solo), 1% dan Bagyo Wahyono ( Disainer Pakaian), juga memperoleh suara polling 1%.

Sementara itu Puspo Wardoyo, Sabtu (26/10/2019) kepada wartawan mengatakan pihaknya berterima kasih atas aspirasi masyarakat Solo yang memberi dukungan kepadanya.

"Alhamdulillah, seperti dalam polling, masyarakat kota Solo telah mempercayakan saya dan keluarga untuk memimpin Solo," papar Puspo Wardoyo seraya menambahkan jika kepercayaan yang diberikan masyarakat kota Solo itu masih perlu di diskusikan dengan keluarga.

Yang pasti, ditambahkan Puspo, keluarga besarnya sangatlah berterima kasih, manakala masyarakat kota Solo memberikan kepercayaan terhadap keluarga besarnya untuk memimpin Solo. "Sekali lagi, saya pribadi dan keluarga, sangat berterima kasih dengan kepercayaan yang diberikan warga Solo. Tunggu saja sampai ada persetujuan keluarga besar kami," papar Puspo Wardoyo.

Puspo Wardoyo hanya berpesan dirinya menghendaki berterima kasih atas aspirasi masyarakat Solo yang memberi dukungan kepadanya.

"Alhamdulillah, masyarakat kota Solo telah mempercayakan saya dan keluarga untuk memimpin Solo," papar Puspo Wardoyo seraya menambahkan jika kepercayaan yang diberikan masyarakat kota Solo itu masih perlu di diskusikan dengan keluarga. Yang pasti, ditambahkan Puspo, keluarga besarnya sangatlah berterima kasih, manakala masyarakat kota Solo memberikan kepercayaan terhadap keluarga besarnya untuk memimpin Solo.

"Sekali lagi, saya pribadi dan keluarga, sangat berterima kasih dengan kepercayaan yang diberikan warga Solo. Tunggu saja sampai ada persetujuan keluarga besar kami," jelas Puspo Wardoyo.

Pengusaha Puspo Wardoyo hanya berpesan pemimpin atau Walikota Solo agar mampu mengemban amanah untuk mensejahterakan masyarakat Solo . Bukannya menjadikan jabatan sebagai sumber penghidupan, melainkan sebagai lahan pengabdian.

Figur Walikota Solo harus siap berkorban untuk peningkatan kesejahteraan warga Solo. Bukannya menjadikan jabatan untuk kepentingan pribadi, keluarga dan kelompoknya. (Hwa)

BERITA REKOMENDASI