Penyandang Disabilitas asal Plesungan Terima Bantuan

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Penyandang disabilitas asal Plesungan, Desa Berjo, Ngargoyoso Agus Setiawan (22) mendapat bantuan uang perawatan dari pemerintah pusat. Bantuan melalui Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar itu juga diberikan ke 120 orang berkondisi serupa Agus.

“Bantuannya berupa uang tunai Rp 3 juta per penerima. Tahun ini, jumlahnya 121 orang. Sedangkan home visit ini dalam rangka monev ASPDB (Asistensi Sosial untuk Penderita Distabilitas Berat). Kita melihat bagaimana uang bantuan itu dipergunakan? Bisa untuk membeli makanan penambang nutrisi, popok, baju dan keperluan perawatan penyandang disabilitas lainnya,” kata Kasi Rehabilitasi Dinas Sosial Karanganyar, Sulistyowati kepada KRJOGJA.com disela home visit di Ngargoyoso, Kamis (11/01/2017).

Saat itu, ia mengunjungi penyandang disabilitas berat, Agus yang mengalami kelumpuhan dan pertumbuhan lambat fisik dan mental. Di usianya menginjak dewasa, tubuh tak ubahnya anak-anak. Seluruh aktivitasnya dibantu orang lain mulai makan dan kebersihan.

Lebih lanjut dikatakan, bantuan uang perawatan pada tahun ini hanya dijatah 10 bulan saja dengan dua kali pencairan, yakni Rp 1,2 juta pada empat bulan pertama dan sisanya Rp 1,8 juta pada termin selanjutnya. Dia menyebut terdapat 4.936 penyandang disabilitas di Karanganyar, dari jumlah itu 40 persen belum terkaver bantuan pemerintah.

“Itu karena keterbatasan anggaran. Untuk bantuan uang perawatan disabilitas berat saja, kita hanya mendapat kuota dari pemprov 121 orang. Mereka yang di daftar tunggu mendapat gilirannya ketika penerima reguler meninggal dunia. Tahun ini sembilan orang menggantikan yang meninggal,” katanya.

Sejauh ini tim Dinsos sudah melakukan home visit 50-an penerima bantuan uang perawatan. Sementara itu ibunda Agus Setiawan, Prihati mengatakan awalnya putranya itu menderita hidrosefalus dan kelumpuhan mulai usia 2 bulan. Untuk menghambat perkembangan kepala yang tak normal, Agus dioperasi sampai beberapa kali.

“Seharusnya anak ini dioperasi lagi di bagian perut. Itu untuk membuat saluran mengeluarkan cairan di kepala. Tapi saya enggak tega. Sudah cukup begini saja. Kepala sampai bawah sudah banyak lubang bekas operasi. Apapun kondisi Agus, akan saya rawat,” katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI