Penyebaran Covid-19 di Sragen, Muncul Klaster PKB

SRAGEN, KRJOGJA.com – Kasus covid-19 di Kabupaten Sragen yang menimpa Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) setempat, Mukafi Fadli berbuntut munculnya klaster baru. Sebanyak dua orang dinyatakan positif dari 16 orang kontak erat yang dilakukan swab test.

Ironisnya dua orang yang positif itu adalah Sekretaris DPC PKB Sragen berinisial ES (36) dan istrinya, EM (35) keduanya asal Desa Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Sragen.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sragen, dr Hargiyanto saat dikonfirmasi Jumat (8/10) mengatakan dari kasus MF, tim kemudian melakukan tracing. Hasilnya ada 16 orang yang terlacak kontak erat dan dilakukan swab test. “Hasilnya ada dua yang positif sedangkan 14 lainnya negatif. Swab dilakukan terhadap yang kontak erat dua hari sebelum swab dan sesudahnya,” ujarnya.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto menyampaikan dua orang yang positif itu adalah Sekretaris DPC PKB Sragen berinisial ES dan istrinya. “Iya benar. Dari hasil tracing dan swab, ada dua orang yang positif yaitu Sekretaris DPC PKB Sragen dan istrinya,” tuturnya.

Meski positif, ES dan istrinya dalam kondisi asimptomatik atau tanpa gejala. Sehingga mereka diisolasi mandiri di rumah mereka sendiri dengan pengawasan dari Dinkes. Sementara, sebelumnya, Ketua DPC PKB Sragen sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jateng, Mukafi Fadli dinyatakan positif covid-19 dari hasil swab akhir September.

Mukafi positif setelah sebelumnya menggelar rapat koordinasi dengan internal pengurus DPC PKB Sragen. Ia pun menjalani isolasi di kamar sendiri terpisah dari anggota keluarganya. “Benar, saat ini saya sedang menjalani isolasi mandiri di rumah,” ujar Mukafi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Mukafi mengatakan, sempat mengikuti tes swab yang diwajibkan untuk semua anggota DPRD Jawa Tengah, akhir September lalu. Hasilnya dirinya dinyatakan positif Covid-19. Hasil positif itu sempat mengagetkannya. Sebab dari enam kali rapid test yang diikutinya sebelumnya, semuanya negatif. “Swab itu instruksi untuk seluruh anggota DPRD Jateng. Hasilnya saya positif,” terangnya. (Sam)

 

BERITA REKOMENDASI