Penyegaran Organisasi, Polres Karanganyar Geser dan Mutasi Pejabat

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Sebanyak empat pejabat utama (Pama) di jajaran Polres Karanganyar dimutasi dan digeser. Para pejabat baru berkomitmen menjalankan tugas dan membanggakan organisasi.

"Yang perlu saya tekankan kepada pejabat baru lebih cepat menyesuaikan diri ditempat tugas. Kepada Kasat reskrim yang baru, saya menekankan bahwa selama ini kita komitmen untuk memberantas penyakit masyarakat. Ini harus terus ditingkatkan. Kepada pejabat lama, saya mengucapkan terimakasih atas dedikasi dan loyalitasnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di Karanganyar,” tegas Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Efendi di hamalan Mapolres, Jumat (29/11)

Keempat pejabat itu masing-masing, Kasat Lantas yang sebelumnya dijabat AKP Faris Budiman diganti AKP Dewi Endah Utami yang sebelumnya Pama di Polda Jawa Tengah. AKP Faris Budiman selanjutnya menempati pos baru sebagai Kasat Lantas Polres Tegal. Kemudian Kasat reskrim yang sebeumnya dijabat AKP Dwi Haryadi, digantikan AKP Ismanto Yuwono, yang sebelumnya juga Pama di Polda Jawa Tengah. AKP Dwi Haryadi, selanjutnya menjabat sebagai Panit II Unit IV Subdit I, Ditresnarkoba Polda Jawa Tengah.

Dua posisi Kapolsek juga mengalami pergantian, yakni, Kapolsek Kebakramat yang sebelumnya dijabat AKP Sutami, digantikan pejabat baru, Iptu Agus Raino yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolsek Gondangrejo. Sedangkan AKP Sutami dimutasi sebagai Kabag Hukum, Sumda Polres Karanganyar. Kapolsek Karangpandan yang sebelumnya dijabat Kompol Ibaryadi yang memasuki masa pensiun, digantikan Iptu Sartono yang sebelumnya sebagai Paur Bin Ops Sat Binmas Polres Karanganyar.

"Sertijab itu penyegaran sekaligus agenda rutin dari kepegawaian. Program saat ini terus ditingkatkan sesuai tupoksi," katanya.

Kasatlantas AKP Dewi Endah Utami mengatakan bakal meneruskan program pejabat sebelumnya dalam menciptakan keamanan ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

"Kecelakaan pasti diawali pelanggaran lalu lintas. Maka dari itu, penanganannya supaya menekan pelanggaran lalin," katanya. (Lim)
 

BERITA REKOMENDASI