Penyertaan Modal PDAM Rp 3 M Dicoret

SRAGEN (KRjogja.com) – Badan Anggaran DPRD Sragen mencoret anggaran penyertaan modal di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirto Negoro senilai Rp 3 miliar. Penyoretan anggaran ini dilakukan karena jajaran direksi PDAM sampai saat ini belum terisi. Selain itu, anggaran penyertaan modal yang diberikan di APBD penetapan 2016 lalu sebesar Rp 5 miliar sampai saat ini juga belum digunakan dan masih 'ngendon' di bank. 

"Setelah terjadi tarik ulur, akhirnya kami memutuskan untuk mencoret anggaran penyertaan modal di PDAM. Lebih baik anggaran yang dipacak di APBD penetapan dipakai dulu," ujar Ketua DPRD Sragen, Bambang Samekto usai rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran, Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Perubahan 2016 di gedung dewan, Selasa (27/09/2016).

Menurut Totok, sapaan akrab Bambang Samekto, pencoretan anggaran ini tidak ada maksud untuk menghambat kinerja PDAM dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jajaran PDAM diminta meningkatkan kinerja lebih dulu, sebelum diberikan penyertaan modal lagi. "Apalagi beberapa waktu lalu ada keluhan dari pelanggan di Kecamatan Gondang terkait keruhnya air PDAM. Makanya hal-hal semacam itu sebaiknya diperbaiki dulu," jelasnya.

Totok juga menyoroti belum terpakainya anggaran penyertaan modal yang dipacak di APBD penetapan 2016 senilai Rp 5 miliar. Sampai saat ini penyerapan anggaran yang dipacak tersebut masih Rp 0. "Tentunya ini bisa memicu inflasi. Padahal sesuai arahan Presiden Jokowi, sebisa mungkin penyerapan anggaran harus tinggi. Bukan hanya disimpan di bank saja," tandasnya. (Sam) 

BERITA REKOMENDASI