Peradi Solo Santuni Ahli Waris Anggota

SOLO, KRJOGJA.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Solo melakukan bersih-bersih organisasi. "Menyusul masih adanya indikasi ada anggota Peradi Solo yang juga merangkap organisasi advokat lainnya. Kita beri opsi untuk memilih secara tegas, berada di Peradi atau organisasi lain,"ujar Ketua DPC Peradi Kota Solo, M. Badrus Zaman, saat usai rapat organisasi di kantor Peradi setempat Jalan Temugiring Raya, RT.05/RW.16, Pajang,  Laweyan,  Solo, Jumat (23/8/2019).

Dalam kesempatan itu juga diberikan santunan asuransi kematian dari DPP Peradi kepada ahli warisnya almarhum  Sri Jayadi SH anggota Peradi Solo, senilai Rp 10 juta. Secara simbolis diberikan santunan asuransi kematian dari ketua Peradi Solo M. Badrus Zaman kepada adik almarhum bernama Sri Wigati warga Kampung Sewu, Solo.

Menurut M. Badrus Zaman, organisasi Peradi Solo yang memiliki jumlah anggota sekitar 500 orang advokat semakin solid. "Sebagai organisasi modern terus dibenahi termasuk administrasi dan pemberian hak-hak anggota misalnya pemberian santunan asuransi," papar Badrus didampingi pengurus Peradi lainnya seperti Dyah Liestriningsih SH. 

Pemberian hak seperti asuransi menjadikan pihak Peradi harus menertibkan keanggotaannya. "Untuk memperoleh asuransi cukup diakui sebagai anggota dan bisa menunjukkan kartu anggotanya,tidak harus anggota lama, anggota baru pun kalau sudah memiliki kartu Peradi ya bisa mendapatkan asuransi," papar Badrus sambil menambahkan bagi advokat jangan berpijak di dua kaki, kalau ingin gabung ya hanya di Peradi, jangan merangkap ke organisasi lainnya. 

"Hanya ikut satu organisasi menjadikan Peradi menata anggotanya termasuk kelengkapan administrasinya."ujar Badrus seraya mengatakan dari hasil inventarisasi awalnya ada empat anggota Peradi yang menyeberang ke organisasi lainnya. "Setelah dilakukan pengecekan akhirnya yang tiga kembali ke Peradi, sedang satu orang pindah ke organisasi lain. Kami selanjutnya melapor ke DPP Peradi untuk mencabut keanggotaan yang bersangkutan," papar Badrus.(Hwa)

BERITA REKOMENDASI