Peralatan UMKM Diberikan, Kemensos-BRI Dukung Disabilitas Berwirausaha

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Sebanyak 100 pengusaha mandiri dari kalangan penyandang disabilitas memperoleh peralatan UMKM dari program Rehabilitasi Sosial Berbasis Masyarakat (RSBM) Kementrian Sosial (Kemensos). Uang pembelian peralatan UMKM disalurkan Kemensos ke rekening BRI Cabang Kebakkramat.

Koordinator Pokja II untuk program pelatihan RSBM dari Kemensos, Wiwik Hastutik mengatakan sasaran program kepada 100 penyandang tuna daksa di Karanganyar.

“Program Kemensos ini dilaksanakan Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD). Di Karanganyar, perekrutan peserta bekerjasama dengan Dinsos. Akhirnya diperoleh 100 penyandang tuna daksa asal lima kecamatan yang bersedia mengikuti RSBM,” katanya kepada wartawan di kantor Kecamatan Kebakkramat, Senin (24/9).

Di Karanganyar, para peserta program dari Kebakkramat, Mojogedang, Jaten, Tasikmadu dan Kerjo. Peserta berhak menerima bantuan peralatan usaha mandiri yang dibeli dari bantuan sosial Kemensos. Masing-masing Rp 1.850.000.

“Bansos harus ditransfer ke rekening penerima, bukan barang. Dari KPPN (kantor pelayanan perbendaharaan negara) membutuhkan fotokopi rekening penerima. Jadi, kami bekerjasama dengan BRI,” katanya.

Program tersebut diharapkan berkesinambungan. Pemerintah desa diminta mendampingi pembentukan kelompok swadaya masyarakat (KSM) para pengusaha mandiri berkebutuhan khusus. Bahkan, Pemdes dipersilakan mendukungnya dari APBDes.

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kebakkramat, Sutrisno mengatakan pemilihan peserta sesuai kriteria penyandang cacat ringan. Ia memiliki 17 kader RSBM yang bertugas mengawal penarikan uang rekening. Sesuai kesepakatan, uang itu dibelanjakan alat memasak, elektronik dan peralatan salon.

“Setelah pembuatan rekening, besok dilanjutkan pelatihan wirausaha selama lima hari. Kader RSBM membantu promosi usaha para pesertanya,” katanya.

Kepala Kantor BRI Cabang Kebakkramat, Heru Susanto mengatakan pembuatan rekening peserta program RSBM yang dipusatkan di kantor Kecamatan Kebakkramat sekaligus menawarkan pinjaman usaha bunga lunak.

“Satu sampai dua hari ke depan, dana transfer dari Kementrian Sosial bisa dicairkan. Banyak diantara mereka meminjam uang BPR dengan bunga hingga 2 persen. Kami menawarkan pinjaman usaha namun dengan bunga rendah. 0,3 persen per bulan. Jadi, rekening program RSBM bisa dilanjutkan pinjaman bunga lunak untuk KUR,” katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI