Perbanyak Latihan Soal, Siswa SMP Siap Hadapi UN

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Persiapan menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo termasuk sekolah khususnya tingkat SMP/MTs. Bentuk persiapan tersebut yakni menggelar tryout atau latihan mengerjakan soal Ujian Nasional (UN) kepada siswa. Latihan juga dilakukan sekolah dengan menggunakan sistem manual kertas. Hal tersebut dimaksudkan agar siswa terbiasa latihan mengerjakan soal dan pada saat pelaksanaan UN bisa lulus 100 persen.

Kepala SMPN 3 Sukoharjo Suratman, Sabtu (17/3) mengatakan, sebanyak 288 siswa kelas IX sudah diikutkan dalam tryout Ujian Nasional dengan sistem UNBK maupun paper tertulis manual. Kedua sistem sengaja diterapkan untuk pihak sekolah agar siswa terbiasa dan terlatih mengerjakan soal UN.

SMPN 3 Sukoharjo sudah dua kali menggelar tryout UN secara mandiri. Artinya latihan mengerjakan soal UN sepenuhnya difasilitasi pihak sekolah. Latihan sengaja digelar sendiri sambil menunggu kegiatan serupa dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo.

Dalam dua kali pelaksanaan tryout UN baik UNBK dan paper hasilnya belum maksimal. Meski begitu SMPN 3 Sukoharjo tidak mempermasalahkan hasil yang diperoleh siswanya karena memang memasang standar tinggi.

"Soal dalam tryout dibuat guru kami sendiri dengan standar tinggi agar siswa bisa adaptasi terbiasa mengerjakan soal UN baik UNBK maupun paper," ujar Suratman.

Setelah ini para siswa kelas akhir di SMPN 3 Sukoharjo akan mengikuti tryout tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo. Pada pelaksanaan nanti siswa diharapkan bisa memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai bekal menghadapi UN sesungguhnya.

Sebagai bentuk persiapan menghadapi UN pihak SMPN 3 Sukoharjo juga membekali siswa dengan tambahan jam belajar. Kegiatan digelar mulai pukul 06.15 atau sebelum jam pelajaran reguler dilaksanakan.

"Pada UN tahun ini kami menarget nilai siswa bisa naik minimal 0,5 permata pelajaran. Misal pada UN tahun lalu nilai siswa 7 maka sekarang harus naik menjadi 7,5," lanjutnya.

Dari empat mata pelajaran yang diujikan dalam UN ada dua diantaranya yang jadi momok menakutkan bagi siswa yakni, Matematika dan IPA. Sedangkan dua mata pelajaran lainnya Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris tidak jadi masalah siswa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo Darno mengatakan, total ada 86 sekolah baik tingkat SMP dan MTs negeri dan swasta akan mengikuti UN. Rinciannya, 41 SMP Negeri  29 SMP swasta, 3 MTs Negeri, 13 MTs swasta. Sekolah tersebut tersebar disejumlah wilayah di 12 kecamatan di Sukoharjo.

Persiapan pelaksanaan UN sudah dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudyaaan Sukoharjo dengan melibatkan pihak sekolah. Salah satunya berkaitan dengan pendataan siswa sebagai calon peserta UN. 
Bentuk persiapan lainnya yakni mempersiapkan ruang dan guru sebagai tenaga pengawasan. Tidak kalah penting yakni kesiapan komputer, jaringan internet dan peralatan lainnya yang dibutuhkan.

“UN tingkat SMP/MTs di Sukoharjo 100 persen UNBK. Semua kebutuhan komputer dan jaringan internet sudah disediakan dinas,” ujar Darno.

Para siswa juga telah diberikan pelatihan dengan menggelar simulasi pelaksanaan UNBK. Hasilnya belum ditemukan kendala berarti yang bisa menghambat jalannya pelaksnaaan UN.

“Dari siswa dan sekolah siap, peralatan juga ada. Mungkin kendala teknis hanya berkaitan dengan jaminan suplai listrik dari PLN. Kalau listrik mati atau padam jelas membuat kacau,” lanjutnya.

Data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo total ada 12.219 siswa SMP/MTs negeri dan swasta terdaftar sebagai peserta UN. Rinciannya, SMP Negeri 8.192 siswa, SMP swasta 1.694 siswa, MTs Negeri 808 siswa, MTs swasta 1.525 siswa. (Mam)

BERITA REKOMENDASI