Percepat Kekebalan Masyarakat, Capaian Vaksinasi Virus Corona Terus Meningkat

Editor: Ary B Prass

SUKOHARJO, KRJOGJA.com- Pemkab Sukoharjo berencana melakukan vaksinasi virus corona dengan sasaran pada masyarakat umum berusia minimal 18 tahun. Persiapan sedang dilakukan dengan melibatkan sejumlah pihak. Sebelum program tersebut berjalan, sekarang Pemkab Sukoharjo masih memberikan vaksin virus Corona dengan sasaran tenaga kesehatan (nakes), lanjut usia (lansia) dan petugas pelayan publik. Capaian masing-masing sasaran berbeda dan terus bertambah hingga sekarang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Senin (19/7/2021) mengatakan, pada saat ini Pemkab Sukoharjo masih melakukan kegiatan vaksinasi rutin dengan sasaran nakes, lansia dan petugas pelayan publik. Pemkab Sukoharjo sekarang juga sedang berencana melakukan percepatan peningkatan kekebalan masyarakat secara massal dengan pemberian vaksin virus Corona. Program tersebut yakni vaksinasi virus Corona pada masyarakat umum dengan usia minimal 18 tahun.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo dalam rencana tersebut melibatkan sejumlah pihak terkait. Sebab vaksinasi virus Corona akan digelar dengan diikuti oleh masyarakat umum dalam jumlah banyak. Hal ini berdampak pada penyiapan vaksin virus Corona dalam jumlah banyak pula

Persiapan teknis dan ketentuan lain masih dalam tahap persiapan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo dan pihak terkait. Apabila nanti sudah siap maka akan diinformasikan resmi oleh Pemkab Sukoharjo pada masyarakat.

“Vaksinasi virus Corona masih terus jalan dengan sasaran nakes, lansia dan petugas pelayan publik. Ada juga sasaran pedagang pasar tradisional, tenaga pendidik dibeberapa sekolah yang sebelumnya jadi lokasi uji coba pembelajaran tatap muka (PTM). Kedepan juga direncanakan vaksinasi virus Corona dengan sasaran masyarakat umum berusia minimal 18 tahun. Itu masih persiapan dan baru dikoordinasikan dengan pihak terkait,” ujarnya.

Yunia menjelaskan, capaian vaksinasi virus Corona sekarang terus mengalami peningkatan signifikan. Hal itu setelah banyaknya dukungan dan keterlibatan sejumlah pihak untuk membantu percepatan pelaksanaan vaksinasi virus Corona di Sukoharjo.

“Angkanya terus bertambah. Capaian vaksinasi virus Corona meningkat setelah ada dukungan dari sejumlah pihak membantu kegiatan vaksinasi virus corona,” lanjutnya.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo berharap program vaksinasi virus Corona yang dijalankan bisa membantu memberikan kekebalan masyarakat ditengah pandemi virus Corona. Disisi lain juga memenuhi target pemerintah terkait program percepatan vaksinasi virus Corona.

“Vaksinasi virus Corona ini penting dan dibutuhkan masyarakat ditengah pandemi virus Corona. Tapi lebih penting juga tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker,” lanjutnya.

Yunia menjelaskan, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo diketahui, realisasi vaksinasi virus Corona Sukoharjo hingga 17 Juli 2021 untuk dosis 1 mencapai 98.579 orang atau 18,41 persen dan untuk dosis 2 sebanyak 59.589 orang atau 11,13 persen. Pemberian vaksin terus dilakukan agar capaian target sesuai sasaran dapat segera selesai.

Realisasi vaksinasi virus Corona dengan sasaran lansia per 17 Juli 2021 mencapai 44.025 orang atau 56,62 persen untuk dosis 1 dan 29.508 orang atau 37,95 persen untuk dosis 2. Untuk sasaran lansia target vaksinasi diberikan pada 77.756 orang.

Sedangkan untuk petugas layanan publik, target sasaran sebanyak 30.010 orang. Realisasi vaksinasi sendiri sudah mencapai 40.973 orang atau 136,53 persen untuk dosis 1 dan untuk dosis 2 mencapai 20.548 orang atau 68,47 persen. Untuk nakes, dosis 1 sebanyak 9.605 orang atau 154,79 persen dan dosis 2 mencapai 9.506 orang atau 153,20 persen.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Rabu (14/7) mengatakan, seperti diketahui bersama bahwa akhir-akhir ini kasus positif virus Corona menunjukan peningkatan yang sangat mengkhawatirkan, baik peningkatan kasus secara nasional, tingkat provinsi Jawa Tengah bahkan di Kabupaten Sukoharjo. Etik menjelaskan, Kabupaten Sukoharjo merupakan salah satu daerah yang mengalami peningkatan penyebaran kasus positif virus Corona yang cukup signifikan.

Hal ini ditandai dengan penyebaran yang hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Sukoharjo, sehingga ini tentunya menjadi keprihatinan dan harus diatasi bersama. Dalam upaya mengendalikan dan mengatasi dampak pandemi virus Corona ini tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata, namun harus dilakukan melalui kerjasama dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Sukoharjo termasuk dari jajaran TNI.

“Saya sangat mengapresiasi atas penyelenggaraan kegiatan vaksinasi virus Corona ini karena mengatasi dampak pandemi virus Corona,” ujarnya.

Etik melanjutkan, mengatasi dampak pandemi virus Corona harus dilakukan melalui berbagai upaya, tidak hanya melalui penerapan protokol kesehatan semata, namun juga melalui pemberian vaksinasi virus Corona seperti dilaksanakan oleh Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro. Kegiatan dilaksanakan mulai Selasa – Jumat (13-16/7/2021) dengan sasaran sekitar 2.000 orang.

“Tentunya pemberian vaksin virus Corona ini sebagai salah satu upaya untuk memutus rantai penyebaran dan penguatan seluruh masyarakat dengan memperkuat ketahanan tubuh untuk melawan virus Corona,” lanjutnya.

Pemberian vaksinasi virus Corona ini ditegaskan Etik Suryani jangan dipahami bahwa setelah mendapat vaksin dapat bebas melakukan apa saja, tetapi tetap harus selalu waspada dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat seperti memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Pesan saya mohon dalam pelaksanaan vaksinasi virus Corona massal ini nanti agar diatur dengan sebaiknya sehingga tidak menimbulkan kerumunan massa atau antrian bagi calon penerima vaksin,” lanjutnya. (Mam) 

BERITA REKOMENDASI