Peringatan Tak Digubris, Mobil Pemudik Terkena Gembok

SOLO, KRJOGJA.com – Sedikitnya sembilan mobil pemudik terkena sanksi gembok pada musim libur Lebaran, menyusul imbauan melalui pengeras suara kepada pemilik untuk memindahkan kendaraan karena melanggar rambu larangan parkir, tak juga dihiraukan. Selain itu, pemilik yang memparkir kendaraan di areal larangan parkir di sejumlah ruas jalan raya itu, juga dikenakan membayar denda sebesar Rp 100 ribu.

Kepala Seksi (Kasi) Perparkiran, Dinas Pehubungan (Dishub), Henry Satya Nagara, saat dihubungi wartawan, di kantornya, Jumat (30/6/2017), mengungkapkan, jumlah kendaraan yang melanggar aturan parkir, sebenarnya cukup banyak. Hanya saja, petugas memang tidak serta merta melakukan penggembokan, karena mereka berasal dari luar kota, yang mungkin belum familiar dengan kondisi Kota Solo.

Setiap kali mendapati kendaraan diparkir di area terlarang, petugas mengisyaratkan kepada pemilik untuk memindahkan mobil ke tempat yang ditentukan melalui pengeras suara. "Kami juga menginformasikan, jika kendaraan tak segera dipindahkan, akan dilakukan penggembokan," ujarnya sembari menyebut, sehingga hanya ada sembilan kendaraan terkena sanksi gembok dan dena Rp 100 ribu.

Jika dibanding musim Lebaran tahun 2016 lalu, menurut Henry, jumlah pelanggar larangan parkir pada musim libur Lebaran jauh menurun. Itu mengindikasikan, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, terutama tertib parkir, relatif meningkat. Demikian halnya kalangan juru parkir (jukir), sejauh ini belum ditemukan pelanggaran tarif. Para jukir, memungut retribusi parkir sesuai ketentuan yang ditetapkan.

Memasuki bulan ramadhan lalu, Dishub secara bergelombang memang mengumpulkan seluruh jukir untuk diberikan pembinaan, baik dalam hal pelayanan maupun tertib tarif, untuk memberi kesan nyaman kepada warga yang tengah mudik ke Solo. Bahkan dalam peta mudik yang dibagikan kepada para pemudik yang memasuki Kota Solo, juga disebutkan secara rinci tarif parkir sesuai zona perparkiran. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk ikut mengawasi, dengan melaporkan jika mendapati jukir memungut tarif parkir melebihi ketentuan. (Hut)

 

BERITA REKOMENDASI