Permintaan Naik, Distributor Oksigen Medis di Karanganyar Kewalahan

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Suplai oksigen medis ke RS dan fasilitas kesehatan mengalami kenaikan sampai dua kali lipat. Tenaga operasional lapangan sampai kewalahan.

Pjs Kepala Cabang PT Samator area Solo, Nanda Prasojo mengatakan kenaikan suplai terasa sejak sebulan lalu. Sampai sekarang belum normal. Bahkan terpaksa menyetop kiriman ke agen dan pengecer supaya memenuhi permintaan RS, klinik, puskesmas dan faskes lainnya.

“Sebulan ini, per hari 700-800 tabung ukuran 6 meter kubik. Padahal biasanya hanya separuhnyas aja. Disalurkan ke mitra kerja 22 RS di wilayah Soloraya kecuali Boyolali dan Klaten. Juga melayani sampai Pacitan,” katanya kepada wartawan di gudangnya, Senin (5/7/2021).

Disebutnya, 700-800 tabung itu setara 24 ton gas medis bentuk liquid dan 6 ton bentuk gas. Dengan permintaan yang melonjak tajam, perusahaan hulu sampai kewalahan menyuplai ke perusahaan cabang. Di kondisi normal, gudang PT Samator area Solo menerima enam ton oksigen medis per hari dari gudang di Jakarta dan Jawa Timur. Namun sekarang pasokan ditambah sampai 27 ton per dua hari. Padahal tenaga distribusi dan pengisian ulang terbatas.

“Di area Solo, kami sampai menambah dari semula 40 pekerja menjadi 46 pekerja. Itu pun lemburan 7 hari seminggu melayani 24 jam. Biasanya Minggu libur. Tapi sekarang di push, Minggu juga melayani. Gudang hanya memiliki lima orang sopir, lima kenek dan empat orang tenaga produksi,” katanya.

BERITA REKOMENDASI