Pertamina Penelitian Kebumian di Karanganyar

Editor: Agus Sigit

KARANGANYAR, KRjogja.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah melakukan penelitian untuk memperoleh data terbaru bawah permukaan tanah. PT Pertamina ditunjuk melaksanakan penelitiannya di Desa Tuban, Kecamatan Gondangrejo.
“Kegiatan penelitian ini untuk mengetahui gambaran permukaan terutama pada area di bawah lapisan batuan vulkanik,” kata Senior Manager Exploration Operation dari PT Pertamina, Farid Rochmadianto di rumah dinas Bupati Karanganyar, Jumat (12/11).
Menurutnya, untuk area Jawa Tengah kegiatan ini akan berlangsung pada akhir Oktober 2021 hingga Februari 2022. Dimulai dari Kabupaten Semarang, Salatiga, Boyolali, Grobogan, Karanganyar (Gondangrejo), Sragen, dan berakhir di Kabupaten Blora.
Survei ini akan menggunakan truk vibroseis dan smart solo. Truk vibroseis digunakan sebagai sumber gelombang dan smart solo berfungsi sebagai penangkap gelombang yang dihasilkan oleh mobil vibroseis.
“Masyarakat tidak perlu khawatir nanti kalau melihat ada truk-truk vibroseis yang melintas di wilayah Gondangrejo. Itu adalah kegiatan penelitian,” imbuhnya seraya menambahkan sosialisasi akan dilanjutkan ke tingkat kecamatan dan desa-desa yang dilalui.
Ada 10 unit mobil vibroseis yang akan diturunkan. Ia menjamin aktivitas mobil vibroseis tak merusak permukaan jalan raya yang dilewatinya. Hanya saja saat mobil itu beroperasi, dibutuhkan pengertian bagi pengguna jalan.
“Dilakukan traffic manajemen karena operasionalnya mengambil sebagian jalan. Antisipasinya dengan menyiagakan petugas di 100-200 meter sebelum posisi mobil vibroseis,” katanya.
Pejabat Humas Tim Peneliti Kebumian dari Pertamina, Imam Sudrajat mengatakan lokasi kegaiatannya di Desa Tuban, Gondangrejo. Ia berharap melalui sosialisasi, masyarakat setempat memahami urgensi kegiatannya serta ikut menjaga sarana penting tersebut.
“Ada smart solo yang ditinggal di lokasi. Ditancapkan ke tanah. Jumlahnya lumayan banyak. Ini semacam flashdisk yang menyimpan data pencitraan lapisan permukaan bumi,” katanya.
Sementara itu Camat Gondangrejo Bakdo Harsono mengatakan siap membantu Pertamina mengamankan asetnya saat kegiatan dilakukan. Ia menghitung jumlah alat penerima sinyal atau smart solo cukup banyak. (Lim)

BERITA REKOMENDASI