Pertanian Karanganyar Siap Supalai Kebutuhan Beras Organik

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Pertanian organik di Kabupaten Karanganyar siap menyuplai kebutuhan beras organik dari Jabodetabek mencapai 20 ton per bulan. Melalui Rumah Organik Indonesia (ROI), suplainya memanfaatkan kerjasama antar BUMDes.

Direktur Utama ROI Jularso mengatakan telah mengantongi kesanggupan BUMDes Bersama Lawu Sejahtera terkait pemenuhan komoditi. BUMDes tersebut mamandu para petani organik mulai bercocok tanam sampai ke pemasaran.

“Tahap awal ini dikirim 8 ton dulu. Jenisnya beras hitam, beras merah wangi, beras merah saudah, beras cokelat dan IR 64,” kata Jularso, Minggu (09/08/2020).

Jenis-jenis beras organik itu disediakan di ratusan hektare sawah yang masuk kategori organik di 15 desa. Berdasarkan catatan ROI, permintaan beras organik dari Jabodetabek mencapai 20 ton per bulan.

Konsumennya dari kalangan menengah ke atas yang memiliki patokan tertentu makanan sehat yang dikonsumsinya. Sehingga, harga yang relatif lebih tinggi dibanding beras lokal tak jadi masalah. Di 8 ton beras yang dikirim perdana, nilainya Rp150 juta.

“Kami memberikan mekamisme kerjasama menguntungkan bagi petani organik di Karanganyar. Permintaan dari Jabodetabek perbulan 20 ton. Beras organik petani Karanganyar bisa langsung terserap,” katanya.

BERITA REKOMENDASI