Pertanian Karanganyar Siap Supalai Kebutuhan Beras Organik

Editor: Ivan Aditya

Ia meyakini permintaan terus naik. Dalam model bercocok tanam sistem organik, dipastikan produktivitasnya meningkat. Tak seperti beras berpupuk kimia yang produktivitasnya menurun. Selain beras, produk pertanian organik lainnya yang akan dibidik seperti sayuran dan lauk pauk. “Bentuknya nanti frozen food. Tinggal menghangatkan saja. Seperti daging ayam, ikan dan sayur,” katanya.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan pangsa pasar beras organik sangat terbuka lebar di daerah perkotaan. Pasalnya di tengah pandemi Covid-19, masyarakat membutuhkan sumber makanan sehat.

“Ini merupakan salah satu upaya mendorong dan menggeliatkan para petani kita agar beralih ke organik. Melalui rumah organik, padi yang dihasilkan akan dipasarkan ke sejumlah daerah dengan hasil yaag cukup menjanjikan,” terang bupati.

Dijelaskan bupati, cakupan dan area pertanian organik akan diperluas, sehingga dapat memenuhi permintaan pasokan beras organik dan untuk memenuhi target permintaan.

“Tidak hanya memperluas, pembangunan infrastruktur juga kita perhatikan. Seperti pasokan listrik ke persawahan milik petani, dan sumur dalam. Terutama di daerah yang jauh dari aliran sungai atau irigasi,” katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI