Peserta Seleksi PPK Sukoharjo Ikuti Tes Tertulis

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRjogja.com – Sebanyak 203 dari total 227 orang peserta mengikuti tes tertulis seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Gedung Graha Mulia, Sukoharjo, Kamis (30/1). Sedangkan 24 orang diketahui tidak hadir hingga pelaksanaan seleksi selesai.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo Nuril Huda mengatakan, KPU Sukoharjo sudah melakukan tahapan penerimaan PPK dan diketahui ada 227 orang lolos seleksi administrasi. Selanjutnya mereka wajib mengikuti tahapan berikutnya berupa seleksi tes tertulis.

Pelaksanaan tes tertulis digelar serentak terhadap semua peserta yang sebelumnya dinyatakan lolos seleksi administrasi. Namun dari total 227 orang ternyata hanya ada 203 orang saja yang hadir mengikuti tes seleksi tertulis. Sedangkan sisanya 24 orang tidak hadir tanpa alasan dan hingga akhir tes tertulis digelar mereka tetap tidak datang.

Panitia seleksi tes tertulis sebenarnya sudah memberikan kelonggaran pada peserta berupa toleransi keterlambatan 15 menit. Namun ternyata 24 peserta tersebut tetap tidak datang sesuai dengan jadwal tes.

Pada pelaksanaan tes tertulis KPU Sukoharjo melakukan sistem pengawasan ketat. Artinya masing masing peserta wajib mengerjakan soal yang diberikan sesuai kemampuan sendiri. Peserta tidak boleh berbuat curang apabila tidak ingin mendapat sanksi tegas dari penitia.

“Tes tertulis digelar sebagai bagian dari tahapan penerimaan PPK. Pada tes ini total ada 50 butir soal dan dikerjakan peserta dalam waktu 60 menit,” ujarnya.

Materi tes tertulis yang dikerjakan peserta seleksi PPK seperti Undang Undang, peraturan KPU mengenai pemilu, pemilihan gubernur, dan pemilihan bupati. Selain itu, juga materi mengenai logistik pemilu, hal teknis kepemiluan, pemutakhiran data pemilih, serta wawasan lokal soal Kabupaten Sukoharjo.

“Pada pelaksanaan tes tertulis panitia menyediakan empat jenis soal berbeda. Artinya antar peserta baik disebelah kanan, kiri, depan dan belakang posisi duduk menerma naskah soal berbeda sehingga bisa menekan kecurangan,” lanjutnya.

Rencananya, pengumuman hasil seleksi tes tertulis akan diumumkan pada 1 Februari nanti. Peserta yang lolos tes tertulis akan mengukuti tahapan tes selanjutnya, yakni tes wawancara. Pada tahapan tes wawancara tersebut peserta yang dinyatakan lolos wajib datang mengikuti tahapan.

Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Sukoharjo Suci Handayani mengatakan, proses pendaftaran PPK telah selesai dan dilakukan penutupan oleh KPU Sukoharjo pada Jumat (24/1) pukul 16.00 WIB. Sesuai batas waktu yang telah ditentukan KPU Sukoharjo mendapati hasil melegakan. Sebab jumlah pendaftar mampu melebihi batas minimal atau kuota yang ditentukan. Total hingga penutupan diketahui ada 263 orang resmi mendaftarkan diri menjadi PPK. Para pendaftar tersebut tersebar dan berasal dari 12 kecamatan.

Data dari KPU Sukoharjo diketahui untuk pendaftar PPK asal Kecamatan Kartasura sebanyak 28 orang, Gatak 19 orang, Baki 18 orang, Grogol 28 orang, Mojolaban 17 orang, Sukoharjo Kota 40 orang, Polokarto 23 orang, Bendosari 28 orang, Nguter 26 orang, Bulu 15 orang, Weru 14 orang dan Tawangsari 17 orang. Dari data tersebut jumlah pendaftar paling banyak berasal dari Kecamatan Sukoharjo Kota dan terkecil Kecamatan Weru.

KPU Sukoharjo melihat dari data juga diketahui jumlah pendaftar PPK di masing masing kecamatan mampu memenuhi batas minimal lima orang. Hingga penutupan total ada sekitar 10 orang lebih mendaftarkan diri menjadi PPK di masing masing kecamatan. 

Kondisi total jumlah pendaftar maupun terpenuhinya kuota di masing masing kecamatan membuat KPU Sukoharjo tidak melakukan perpanjangan pendaftaran PPK. Para pendaftar yang ada sekarang akan digunakan mengikuti tahapan berikutnya mulai dari verifikasi berkas hingga proses lainnya hingga selesai.

"Pendaftaran PPK sudah resmi ditutup dan diketahui total ada 263 orang mendaftarkan diri," ujarnya.

Para pendaftar PPK yang terdata di KPU Sukoharjo berasal dari berbagai latar belakang pendidikan. Rinciannya, jenjang pendidikan SLTA/sederajad sebanyak 84 orang, D3 sebanyak 16 orang, S1 sebanyak 155 orang dan S2 8 orang. Sedangkan dilihat dari jenis kelamin diketahui 179 pendaftar laki-laki dan 84 pendaftar perempuan. Dengan rentan usia pendaftar mulai dari usia 20 sampai 30 tahun.

"Dilihat dari data sudah merata di masing masing kecamatan. Termasuk soal keterwakilan perempuan sudah terpenuhi," lanjutnya. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI