Petani Cabai Selogiri Panen Perdana

Editor: KRjogja/Gus

WONOGIRI (KRjogja.com) – Kalangan petani anggota Gapoktan (gabungan kelompok tani) Rukun Makmur Desa Jendi Kecamatan Selogiri Wonogiri,  Rabu (18/10), menikmati panen perdana cabai. Mereka mengaku untung besar jika dibandingkan ketika lahan mereka itu sebelumnya ditanami semangka atau melon.

Ketua Gapoktan setempat, Gandung, menyebutkan, selama ini petaninya membudidayakan melon atau semangka ketika oncoran air mulai berkurang seiring dengan musim kemarau atau kekeringan. "Ternyata dengan mencoba beralih (menanam) cabai hasilnya memuaskan," kata dia.

Dijelaskan, biaya olah nama cabai sekitar Rp 60 juta perhektare. Setelah dilakukan ubinan, ujar Gandung, hasil panen bisa mencapai 4 ton perhektare. Sehingga, jika harga pasaran cabai saat ini mencapai Rp 20 ribu perkilo maka keuntungan petani anggota Gapoktan Rukun Makmur Selogiri rata-rata sebesar Rp 20 juta.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan lr Safuan melaporkan, lahan cabai di daerahnya ada sekitar 264 hektare. Lahan terbesar, imbuh dia, terdapat di Kecamatan Kismantoro.

Wakil Bupati Wonogiri Edy Santosa SH MH yang memimpin panen perdana cabai menyampaikan apresiasi atas upaya yang dilakukan kalangan anggota Gapoktan bersama jajaran Dispertan Wonogiri. "Saya berharap terobosan ini mampu menginspirasi para petani lainnya untuk tidak patah semangat dalam meningkatkan sektor pertanian," ujar Wabup. (Dsh)

BERITA REKOMENDASI