Peternak Hewan Eksotik Didampingi Pembuatan Pelaporan Bantuan

Editor: Agus Sigit

KARANGANYAR, KRjogja.com – Penerima bantuan hibah peternakan bersumber APBD 2021, terutama jenis hewan eksotis, diberi pendampingan khusus dalam penyampaian Spj. Mereka harus bisa meyakinkan hewan eksotisnya berkualitas dikembangbiakkan.

“Ada sebagian jenis yang diternakkan berupa hewan eksotik dan hewan kesayangan. Jika nantinya diperiksa secara kedinasan perihal bantuan hibahnya, harus bisa meyakinkan bahwa hewan tersebut tepat dipilih dalam breeding. Berkualitas pembiakan. Peternaknya harus bisa menunjukkan dan meyakinkan bahwa dana hibah yang dipakainya tepat sasaran,” kata Kabid Peternakan Dispertan PP Karanganyar, Heri Sulistiyo, Sabtu (1/10).

Dalam pemeriksaannya, petugas pemerintah dari kepolisian, BPK dan Dinas Peternakan seringkali awam dengan spesifikasi ternak. Ia menyontohkan kambing Ettawa yang harganya mencapai belasan juta rupiah, sebenarnya termasuk hewan peliharaan atau kesayangan. Alias tidak pas jika di-breeding. Kemudian burung Murai juga termasuk peliharaan. Namun demikian, peternak hewan-hewan eksotis itu menerima bantuan hibah tersebut untuk modal pengembangbiakan.

“Diberi waktu sebulan saja membuat Spj. Gunakan hibah sesuai rencana yang sudah disusun,” katanya.

Heri mengatakan pada tahap I, hibah disalurkan ke 66 kelompok. Dari jumlah itu, lanjut Heri, tiga diantaranya ternak hewan eksotis. Sedangkan lainnya ternak sapi, kambing, kelinci dan sebagainya. Perkelompok menerima Rp10 juta-Rp40 juta.

Peternak lele asal Desa Suruh Tasikmadu, Supriyadi mengatakan, kelompoknya mengajukan bantuan Rp40 juta. Penggunaan dananya untuk membeli bibit dan pakan.

“Anggota kami di Kelompok Mina Karya ada 12 orang. Panen setiap 2,5 bulan sekali. Dulu bobot per panen mencapai 4-6 kuintal. Tapi sekarang enggak sampai segitu,” katanya.

Sementara itu Kepala Dispertan PP Karanganyar, Siti Maesyaroch mengatakan dana hibah diharapkan dipakai secara efektif oleh peternak dalam rangka meningkatkan usaha dan mendongkrak asupan protein masyarakat.
“Populasi sapi 66 ribu ekor, domba 128 ribu ekor. Hibah ini meningkatkan populasi ternak dan meningkatkan konsumsi protein hewani,” katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI