Pilkada Aman, Aparat Butuh Dukungan Masyarakat

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Masalah keamanan bukan saja menjadi tanggungjawab Polri dan TNI saja melainkan juga perlu melibatkan masyarakat. Terlebih lagi Tahun 2018 ini ada agenda penting Pilgub Jawa Tengah. Butuh partisipasi aktif dari semua pihak agar kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi saat membuka kegiatan Focus Group Discussion di Hotel Brothers Solo Baru, Grogol, Selasa (27/2) mengatakan, agenda Pilkada serentak Tahun 2018 sudah didepan mata. FGD seperti ini perlu digelar karena melibatkan banyak pihak terkait. Tidak hanya dari aparat keamanan saja melainkan juga unsur pemerintahan, organisasi masyarakat dan tokoh agama dan lainnya.

FGD digelar Polres Sukoharjo mengambil tema, Dengan Keberagaman dan Kebhinekaan Kita Sukseskan Pilkada Serentak 2018 yang aman dan kondusif. " Perbedaan pilihan jangan jadi alasan perpecahan namun juga wujud dari keberagaman. Mari wujudkan Pilkada Tahun 2018 aman dan kondusif," ujar AKBP Iwan Saktiadi.

Masalah keamanan dikatakan Kapolres tidak hanya berkaitan dengan politik saja seperti saat digelar Pilkada. Tapi juga menyangkut persoalan umum dimana berpengaruh pada ekonomi. Seperti halnya investasi dimana investor akan masuk ke daerah yang menjamin keamanannya untuk berinvestasi.

Adanya investasi tersebut kemudian menggerakan roda ekonomi masyarakat. Sebab di daerah tersebut akan berdiri industri yang membutuhkan banyak tenaga kerja. Warga yang tadinya menganggur bisa mendapatkan pekerjaan dan memiliki penghasilan.

"Sama sama kita wujudkan keamanan dengan melibatkan masyarakat. Tidak hanya aparat tapi keamanan tanggungjawab bersama," lanjutnya.

Polres Sukoharjo sudah melakukan berbagai upaya untuk menjaga kondusifitas wilayah. Salah satunya dengan menerjunkan Dai Kamtibmas memberikan sosialisasi sekaligus edukasi kepada masyarakat. Materi yang diberikan berkaitan dengan keamanan, keagamaan, sosial kemasyarakatan, ekonomi dan lainnya.

Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakoso mengatakan, masyarakat diminta untuk membantu keamanan bersama. Partisipasi aktif dibutuhkan dengan tidak mudah terpancing dan terprovokasi oleh isu menyesatkan. Apabila menemukan oknum tidak bertanggungjawab yang ingin memecahbelah persatuan dan kerukunan umat maka harus segera ditindaklanjuti.

Kodim 0726 Sukoharjo sendiri sudah meminta pada semua anggotanya untuk aktif terjun ke masyarakat. Dengan cara tersebut maka anggota bisa mudah mengenali dan mendeteksi masalah dimasyarakat.

"Agenda terdekat sekarang yakni membantu keamanan dan kelancaran Pilkada serentam 2018. Termasuk Pilgub Jawa Tengah," ujarnya.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan, FGD seperti ini sangat diperlukan. Tidak hanya menyamankan visi dan misi dalam menjaga keamanan bersama saat pelaksanaan Pilgub Jawa Tengah 2018, namun juga mendeteksi kerawanan masalah yang bisa muncul di masyarakat. Sebab dalam kegiatan FGD juga melibatkan banyak pihak untuk dimintai masukannya dan tanggapan mengenai kondisi kewilayahan serta persiapan dalam membantu pengamanan Pilkada serentak tahun ini.

"Perbedaan menentukan pilihan dalam pemilu jangan menyebabkan perpecahan. Masyarakat harus tetap rukun dan menjaga persatuan bangsa," ujar Wardoyo Wijaya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI