PKL Colomadu Direlokasi ke Jalan Sumur Bor

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Sebanyak 38 pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berdagang di jalur pedestrian sisi selatan Jalan Adi Sucipto Colomadu direlokasi ke sisi barat Jalan Sumur Bor, Desa Malangjiwan, Colomadu. 

Sterilisasi PKL di jalur pedestrian berkaitan revitalisasi eks PG Colomadu. Prosesi boyongan puluhan PKL itu dimulai dari kantor Kecamatan Colomadu menuju pelataran kompleks bekas rumah dinas pegawai PG di Jalan Sumur Bor, Selasa (17/10) pukul 08.00 WIB.

Bupati Juliyatmono bersama Wakil Bupati Rohadi Widodo serta pejabat di lingkungan Pemkab Karanganyar menjadi ‘cucuk lampah’ rombongan dengan berjalan kaki. Sesampainya di lokasi, diadakan acara selamatan dilanjutkan pemotongan tumpeng. 

Dalam kesempatan itu, Bupati menyerahkan kompensasi pemindahan berupa uang tunai Rp 500 ribu per pedagang. Uang itu untuk membantu menata lebih baik lapak dan modal berjualan. "Bukannya mengusir, tapi memindahkan dan membenahi tatanan jualan. Pembangunan new PG Colomadu memerlukan sterilisasi jalur pedestrian itu dari lapak PKL,” ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono kepada para PKL.

Bupati berharap sikap PKL ke pembeli membaik seiring relokasinya di tempat baru. Jangan lagi pedagang mengumbar aktivitas memasak dan mencuci di depan mata pembeli karena itu kurang beretika. Selain itu, pedagang perlu menjaga batasan dengan mereka. “Ojo kulino melu nimbrung karo sing jajan. (Jangan dibiasakan ikut mengobrol dengan pembeli). Biarkan mereka leluasa,” katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI