Polisi Pidanakan Pemasang Jebakan Tikus Listrik, Ancaman 5 Tahun Denda Rp 5 Juta

Editor: Ary B Prass

SRAGEN, KRJOGJA.com – Aparat kepolisian Polres Sragen siap mengambil langkah tegas memidanakan pemasang jebakan tikus listrik. Hal ini didasari banyaknya korban tewas akibat kesetrum jebakan tikus listrik.
Bagi petani yang masih nekat memasang jebakan tikus listrik, diancam pidana UU Ketenagakistrikan dengan ancaman pidana 5 tahun dan denda Rp 5 juta. “Jadi bukan hanya pidana ya, dan juga denda sampai Rp 500 juta karena melanggar UU Ketenagakistrikan. Aparat kepolisian sebenarnya tidak perlu menunggu jatuh korban sudah bisa menindak pelaku pemasang jebakan listrik,” ujar Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi usai sosialisasi dengan petani di Desa Bedoro, Kecamatan Sambunbmacan, Sragen, Kamis (13/1/2022).
Menurut Ardi, pihaknya telah memetakan wilayah yang memiliki jebakan tikus listrik di sawah Sragen. Wilayah yang telah dipasang jebakan tikus terbanyak di Sragen, yaitu Kecamatan Sragen, Sidoharjo, dan Kecamatan Ngrampal. Ketiganya dekat dengan pusat Kabupaten Sragen. “Kami analisa dari ekosistem barangkali tikus itu semakin banyak manusia maka semakin banyak. Tapi daerah seperti Sumberlawang dan Tangen ekosistemnya masih terjaga. Masih ada keseimbangan (rantai makanan),” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI