Polisi Tetapkan Tersangka Pencuri Kepala Arca

KARANGANYAR, KRJOGJA.com -Seorang satpam asal Maospati, Magetan (AB) ditetapkan tersangka kasus pencurian kepala arca di Punden Boncolono di Tlogodlingo Rt 02/Rw VII Kelurahan Gondosuli, Tawangmangu. Sejumlah alasan dikemukakan tersangka melakukan kejahatannya, mulai disuruh seseorang sampai untuk memberantas kemaksiatan. 

Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Efendi dalam gelar barang bukti kasus pencurian dengan pemberatan (curat) di Mapolres mengatakan tersangka kini dititipkan di rutan Solo selama proses penyidikan. AB yang berprofesi Satpam di perusahaan batu bara di Kalimantan Timur itu bersama dua rekannya diamankan di Mapolsek Tawangmangu usai membawa kabur kepala Arca Eyang Bancolono pada Kamis (22/8) pukul 12.15 WIB.

Seiring pemeriksaan kasus tersebut, polisi hanya menetapkan tersangka satu orang, yakni AB. Ia yang berinisiatif mencuri kepala arca dengan cara merusaknya. Benda terbuat dari batu itu dipukulnya menggunakan palu sampai kepala dengan badannya terputus. 

"Keterangannya berubah-ubah saat ditanya motif kejahatan. Awalnya, mau dijual ke seeorang. Tapi ganti lagi alasannya. Niatnya mau memberantas kemaksiatan," kata Kapolres. 
Sekadar tahu, arca Eyang Boncolono berada di pertapaan itu sejak 2004 atau bersamaan pembangunan petilasan. Para peziarah dan penganut kepercayaan tertentu sering bertirakat di kompleks tersebut.

Kapolres memastikan arca tersebut bukan benca cagar budaya (BCB). Nilai ekonomis arca itu menurut pengakuan juru kunci petilasan hanya Rp 3 juta.

Juru kunci bernama Puharyanto pertama kali melaporkan kasus tersebut. Ia dan istrinya Tri Andriani memergoki pelaku membawa kabur benda yang dikeramatkan itu. Setahu dirinya, arca Eyang Boncolono dibuat oleh seseorang asal Sukoharjo. 

Tersangka AB, dijerat dengan pasal 363 tentang pencurian dengan ancaman tujuh tahun penjara. Sedangkan barang bukti diamankan berupa kepala patung, sebuah palu besar, slempang, warna hitam bergaris, serta satu unit mobil jenis Honda warna merah Nopol  AE 1912 BX. (Lim)
 

BERITA REKOMENDASI