Polres Karanganyar Operasi Pekat, Pemabuk Kocar-kacir

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR, KRjogja.com – Aparat kepolisian menyita ratusan botol minuman keras ilegal dalam operasi pemberantasan penyakit masyarakat (pekat) pada Sabtu malam (1/5). Seorang penjual ditetapkan tersangka kasus tindak pidana tersebut.

Kasubag Humas Polres Karanganyar, Iptu Agung Purwoko, mengatakan, total barang bukti miras terdiri atas 117 botol ukuran 350 ml berisi Vodka, delapan botol ukuran 600 ml berisi Anggur Merah, serta lima botol plastik ukuran 600 ml berisi Ciu.

“Ratusan botol miras ilegal tersebut disita dari seorang penjual di kawasan Wonorejo, Bejen, Kecamatan Karanganyar berinisial W (43),” kata Agung, Senin (3/5).

Selain mengamankan W dan menyita ratusan botol miras, polisi juga membubarkan pesta mabuk-mabukan di sekitar SPBE Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat. Namun, saat ditemukan kerumunan orang telah membubarkan diri. Polisi hanya menemukan barang bukti lima botol minuman keras jenis ciu di lokasi tersebut.

Operasi pemberantasan pekat yang dimulai pukul 21.00 WIB tersebut selain menyasar peredaran minuman beralkohol juga petasan, perjudian dan prostitusi.

Iptu Agung menambahkan, tujuan Operasi Pekat tersebut untuk menciptakan situasi ketentraman yang ada di lingkungan masyarakat pada bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1442 H/2021. Polres Karanganyar mengimbau masyarakat Karanganyar mendukung program pemerintah, di antaranya membersihkan penyakit masyarakat. (Lim)

BERITA REKOMENDASI