Polres Sukoharjo Gelar Pelatihan Penanganan Kebakaran

Editor: Agus Sigit

SUKOHARJO, KRjogja.com – Polres Sukoharjo menggelar pelatihan penanganan kebakaran. Kegiatan digelar di halaman Mapolres Sukoharjo dengan melibatkan Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo, Senin (3/1). Pelatihan dimaksudkan sebagai bentuk antisipasi kejadian kebakaran sekaligus meningkatkan kemampuan personil Polres Sukoharjo dalam penanganan kebakaran.

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan yang diwakili Kasat Samapta AKP Sri Haryanto mengatakan, Polres Sukoharjo menggelar pelatihan penanganan kebakaran karena pentingnya kemampuan yang harus dimiliki personil. Sebab personil Polres Sukoharjo dengan kemampuan tersebut dapat membantu apabila terjadi kejadian kasus kebakaran.

Kemampuan yang dimiliki dapat membantu mempercepat pemadaman kebakaran sekaligus pencegahan terjadinya korban. Disisi lain, pelatihan digelar Polres Sukoharjo sebagai langkah awal antisipasi terjadinya kebakaran. Sebab ancaman bahaya kebakaran dapat membawa bencana besar, dengan akibat yang sangat luas.

“Musibah kebakaran dapat menimbulkan kerugian, mengancam keselamatan jiwa. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran itu, butuh kepedulian serta peran aktif semua pihak,” ujarnya.

Polres Sukoharjo berharap dengan sosialisasi dan pelatihan ini personil dapat mengetahui dan menambah pengetahuan, serta wawasan terkait pemadaman kebakaran, teori dasar api, kebocoran elpiji, APAR (Alat Pemadam Api Ringan), serta penanganan awal jika terjadi kebakaran di lingkungan masing-masing. Mengingat di Mako Polres Sukoharjo ini juga banyak instalasi listrik, jadi sosialisasi ini sangat bermanfaat sekali.

“Ilmu yang didapat personil dapat diaplikasikan untuk diri sendiri, lingkungan dan di tempat kerja,” lanjutnya.

Petugas Damkar Satpol PP Sukoharjo Tami mengatakan, bahwa dalam pelatihan tersebut, peserta diberikan materi, seperti kepemadaman, penanganan kebocoran gas elpiji, pengetahuan tentang APAR, serta praktek pemadaman api dengan metode tradisional dan modern.

“Sosialisasi dan pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada peserta, sehingga dapat membantu memberikan pertolongan atau upaya awal dalam penanganan bahaya kebakaran,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI