Polres Sukoharjo Perbanyak Razia Petasan Selama Ramadan Hingga Lebaran

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRjogja.com – Polres Sukoharjo gencarkan razia dengan sasaran petasan dan benda berbahaya lainnya sehingga mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat selama puasa Ramadan. Polisi bertindak tegas dengan memberikan peringatan dan pembinaan kepada pelaku pelanggaran serta menyita barang agar tidak disalahgunakan serta menghindari terjadinya bahaya akibat ledakan petasan.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas, Jumat (30/4) mengatakan, banyak laporan masuk dari masyarakat terkait aktivitas meresahkan karena keberadaan petasan dan benda berbahaya lainnya sehingga mengganggu keamanan dan ketertiban selama puasa Ramadan. Petasan dijual bebas dibeberapa tempat dan mudah dibeli mayoritas anak anak. Selain itu juga ditemukan beberapa warga bermain meriam bambu atau long bumbung..

Laporan masyarakat yang masuk ke Polres Sukoharjo baik petasan dan meriam bambu dimainkan warga saat jam tertentu seperti menjelang buka, usai salat tarawih dan menjelang atau sesudah sahur. Kondisi tersebut selain membahayakan juga membuat resah masyarakat.

“Terus dilakukan razia oleh anggota karena keberadaan petasan, meriam bambu dan benda lainnya meresahkan masyarakat. Apalagi sekarang puasa Ramadan. Para orang tua kami minta melakukan pengawasan penuh pada anak anak agar tidak menjadi korban apalagi benda tersebut membahayakan,” ujarnya.

Kapolres menegaskan, anak-anak rawan menjadi korban karena sering bermain petasan sendiri atau berkelompok bersama temannya. Tanpa adanya pengawasan orang tua maka anak-anak tersebut bisa celaka akibat ledakan petasan.

“Anak-anak sekolah banyak menghabiskan waktu di rumah karena belum semua sekolah menerapkan belajar di sekolah. Pembelajaran kebanyakan masih online. Anak-anak ini harus dilarang bermain petasan dan diarahkan orang tua tetap belajar di rumah karena masih pandemi virus Corona,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI