Polres Sukoharjo Tangkap Pelaku dan Penadah Pencurian Sepeda Motor

Editor: Agus Sigit

SUKOHARJO, KRjogja.com – Polres Sukoharjo berhasil menangkap pelaku pencurian sepeda motor dan penadah. Pelaku melakukan aksi mencuri sepeda motor memanfaatkan kelengahan korban saat sedang memancing ikan di sungai. Polisi berhasil mengungkap kasus setelah pelaku menjual sepeda motor hasil curian secara online.

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Selasa (7/9) mengatakan, pelaku yakni Arifin Sugiyanto alias AS (31) warga Desa Sedayu, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar berperan sebagai pelaku pencurian dan Bagas alias BGS (20) warga Dukuh Banaran, Desa Grogol, Kecamatan Grogol, Sukoharjo berperan sebagai penadah. Sedangkan korban yakni Muhammad Syaifudin (25) warga Dusun Koripan, Desa Jogodayuh, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur yang berdomisili di Kos Istiqomah Jalan Diponegoro Kelurahan Joho, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo.

Kronologis kejadian bermula pada Sabtu (28/8) sekitar pukul 06.45 WIB korban memancing ikan di Sungai Bengawan Solo tepatnya dibawah jembatan Serenan di wilayah Bulakan, Sukoharjo. Korban sesampai di lokasi memancing kemudian memarkir sepeda motor dibawah jembatan sebelah selatan menghadap ke sungai. Korban kemudian turun ke sungai untuk memancing ikan. Pada pukul 11.00 WIB korban berniat pulang mendapati sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam Nopol AE 3695 HJ miliknya sudah tidak ada. Korban kemudian mencari disekitar lokasi namun tidak ketemu. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Polres Sukoharjo yang mendapat laporan kemudian langsung menurunkan anggota untuk melakukan penyelidikan. Tim yang dilibatkan dari Reskrim Polres Sukoharjo dan Polsek Sukoharjo Kota. Penyelidikan dilakukan melalui media sosial kemudian mendapati postingan penawaran sebuah sepeda motor Yamaha Vixion yang ciri-cirinya mirip sepeda motor yang hilang pada 28 Agustus 2021 di pinggir Sungai Bengawan Solo Bulakan, Sukoharjo. Petugas kemudian mengkonfirmasi kepada korban dan korban membenarkan sepeda motor tersebut miliknya.

Petugas kemudian berpura-pura membeli sepeda motor tersebut dan mengajak untuk bertemu penjualnya. Pada saat bertemu dan memastikan benar bahwa sepeda motor tersebut adalah milik korban, petugas kemudian melakukan introgasi kepada penjual sepeda motor berinisial BGS. Hasilnya diketahui sepeda motor tersebut diperoleh dengan cara membeli secara online dari seseorang berinisial AS. Petugas dan BGS kemudian mendatangi rumah AS dan melakukan pemeriksaan.

Dalam pemeriksaan diketahui AS mengakui perbuatannya mencuri sepeda motor milik korban di pinggir Sungai Bengawan Solo di wilayah Bulakan, Sukoharjo. Polisi kemudian membawa AS dan BGS beserta barang bukti sepeda motor milik korban ke Polres Sukoharjo untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dua orang pelaku ditangkap memiliki peran berbeda. Keduanya, Arifin Sugiyanto alias AS (31) warga Desa Sedayu, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar berperan sebagai pelaku pencurian dan Bagas alias BGS (20) warga Dukuh Banaran, Desa Grogol, Kecamatan Grogol, Sukoharjo berperan sebagai penadah,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI