Polri Siapkan Infrastruktur Pengamanan

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Polres Karanganyar menyiapkan infrastruktur operasi pengamanan pemilu 2018 berupa logistik pasukan dan optimalisasi markas. Persiapannya sengaja dilakukan sejak dini, seiring pengucuran dana Pilkada Rp 2,550 miliar dari Pemkab Karanganyar.  

"Pengucuran dana Pilkada dalam dua termin. Pada 2017 dan 2018. Totalnya Rp 2,550 miliar. Penggunaan dana hibah ini sudah dihitung sesuai kebutuhan dan dipertanggungjawabkan," kata Wakapolres Karanganyar Kompol Prawoko kepada KRJOGJA.com, Minggu (24/9/2017).

Ditegaskan Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, kegiatan pengamanan gelaran pemilu tetap dilakukan meski diminta ataupun tidak. Saat ini, ia telah merancang SOP pengamanan terbuka maupun tertutup pada pesta demokrasi tahun depan yang telah diawali simulasi kisruh pemilu beberapa waktu lalu.  

Jumlah pasukan tiap kali gelaran pemilu sebanyak 600 personel atau setara dua pertiga kekuatan totalnya. Markas pun disiapkan untuk mengelola kebutuhan gerak cepat. Para pasukan dalmas nantinya tinggal di barak kompleks mapolres yang kini masih dibangun.

"Barak khusus untuk personel Dalmas, sehingga seluruh personel Dalmas siap dikerahkan sewaktu-waktu," kata Kapolres di sela peresmian Gedung Wira Satya untuk ruang perkantoran, serta Wira Satya Sport Centre untuk kegiatan olahraga anggota Polres.  

Fasilitas olahraga bagi internal Polres Karanganyar itu penting untuk menjaga anggotanya tetap bugar. Terkait pengamanan pemilu, Polres telah memetakan potensi konflik.

“Kita sudah siap menyambut pesta demokrasi pemilihan kepala daerah Karanganyar yang bersamaan dengan pemilihan gubernur Jawa Tengah. Berdasarkan hasil rapat  dengan komisi pemilihan umum dan Polda Jateng, kita akan mengamankan setiap tahapan pilkada,” kata Kapolres.

Kapolres juga meminta kepada seluruh masyarakat Karanganyar untuk menjaga kondusifitas daerah dengan ikut menyukseskan gelaran pilkada  yang dilaksanakan serentak pada Juli tahun 2018 mendatang. (Lim)

BERITA REKOMENDASI