Positif Corona di Sukoharjo Terakumulasi 1.528 Kasus

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRjogja.com – Kasus positif virus corona di Sukoharjo kembali naik dalam dua hari terakhir. Apabila sebelumnya data terakumulasi hanya 1.424 kasus maka sekarang naik menjadi 1.528 kasus. Kenaikan tersebut menyebabkan terjadinya perubahan angka pada masing masing status baik isolasi mandiri, rawat inap, sembuh dan meninggal dunia.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penaganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Sabtu (21/11) mengatakan, data dua hari lalu pada Kamis (19/11) diketahui kasus positif virus corona terakumulai 1.424 kasus rinciannya, 265 kasus isolasi mandiri, 94 kasus rawat inap, 3 kasus isolasi mandiri di rumah sehat di wilayah Kelurahan Mandan, Kecamatan Sukoharjo, 991 kasus sembuh dan selesai isolasi mandiri dan 71 kasus meninggal dunia. Data tersebut diketahui ada sebanyak 362 kasus aktif positif virus corona.

Perkembangan data pada Sabtu (21/11) diketahui, kasus positif virus corona di Sukoharjo terakumulasi 1.528 kasus. Rinciannya, 334 kasus isolasi mandiri, 100 kasus rawat inap di rumah sakit, 3 kasus isolasi mandiri di rumah sehat di wilayah Kelurahan Mandan, Kecamatan Sukoharjo, 1.015 kasus sembuh dan selesai isolasi mandiri dan 76 kasus meninggal dunia. Dari data tersebut diketahui kasus positif virus corona aktif di Sukoharjo sebanyak 437 kasus.

“Ada kenaikan kasus positif virus corona di Sukoharjo sekarang terakumulasi 1.528 kasus. Kenaikan juga terjadi pada kasus meninggal dunia sekarang terakumulasi 76 kasus,” ujarnya.

Lonjakan kasus positif virus corona di Sukoharjo terjadi setelah Gugus Tugas Percepatan Penaganan Virus Corona Sukoharjo memperbanyak kegiatan rapid tes dan tes swab. Hasilnya diketahui beberapa peserta tes tersebut positif virus corona.

BERITA REKOMENDASI