Positif Virus Corona Sukoharjo Nyaris Tembus 3.000 Kasus

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRjogja.com – Kasus positif virus corona di Sukoharjo nyaris tembus 3.000 kasus. Sebab akumulasi sekarang mencapai 2.985 kasus. Sedangkan untuk kontak erat terakumulasi 8.030 kasus dan suspek 1.016 kasus. Angka kasus tersebut tinggi dan membuat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo melakukan percepatan penanganan.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Kamis (7/1), mengatakan, perkembangan data hingga 6 Januari 2021 sekitar pukul 17.21 WIB diketahui kasus positi virus corona di Sukoharjo terakumulasi 2.985 kasus. Rinciannya, 284 kasus isolasi mandiri, 166 kasus rawat inap, 2.363 kasus sembuh dan selesai isolasi mandiri dan 172 kasus meninggal dunia.

Data tersebut diketahui masih ada 450 kasus positif virus corona aktif tersebar di 12 kecamatan. Semua kasus tersebut sudah mendapat penanganan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo mencatat dari data diketahui angka kasus meninggal dunia dan sembuh tinggi. Penambahan masing masing kasus tersebut terus terjadi hampir setiap hari.

“Penanganan terus dilakukan karena angka kasus positif virus corona nyaris tembus 3.000 kasus. Posisi sekarang terakumulasi 2.985 kasus, sebanyak 172 kasus diantaranya meninggal dunia,” ujarnya.

Akumulasi 2.985 kasus positif virus corona tersebut, sebanyak 1.363 kasus dianyaranya dengan gejala. Rinciannya, 172 kasus meninggal, 138 kasus isolasi mandiri, 166 kasus rawat inap, 887 kasus sembuh. Selain itu juga tercatat ada 1.622 kasus tanpa gejala dengan rincian, 146 kasus isolasi mandiri, 1.476 kasus sembuh.
Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo juga mencatat akumulasi kontak erat sebanyak 8.030 kasus. Rinciannya, 111 kasus baru, 7.919 kasus lama, sebanyak 2.651 kasus menjalani isolasi mandiri dan 5.379 kasus selesai pemantauan.

Sedangkan akumulasi suspek sebanyak 1.016 kasus dengan rincian, 16 kasus isolasi mandiri, 775 kasus selesai pemantauan, 201 kasus rawat inap, 24 kasus meninggal dan 467 kasus swab negatif.“Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo tetap meminta pada masyarakat dan semua pihak untuk tetap menerapkan protokol kesehatan,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI