Potensi 3 Pilar Amankan Warga dari Bencana Alam

KARANGANYAR, KRJOGJA.com -Penanganan bencana alam siap dilakukan Pemda, TNI dan Polri melalui sarana, prasarana serta koordinasi antarsatuan. Para petugas diminta siap berkantor di masing-masing posko. 

"Tiga pilar masing BBPD, TNI dan Polisi sudah siap jika terjadi bencana alam di Karanganyar. Namun demikian, kita berharap dengan siap siaganya kita itu, Karanganyar dijauhkan dari bencana alam,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai mengecek sejumlah peralatan taktis dalam apel bersama kesiapsiagaan bencana alam di lapangan Desa Kemuning, Ngargoyoso.

Apel itu dalam rangka koordinasi dan pemantaaban personel gabungan penanggulangan bencana alam. Unsur TNI, Polri dan pemerintahan di Karanganyar diminta bersinergi, untuk mengantisipasi bencana di wilayah. Koordinasi antarinstansi juga harus intensif, untuk memutuskan langkah taktis yang harus ditempuh jika terjadi bencana. Apel diikuti personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan, PMI dan perwakilan relawan kebencanaan, dipimpin Bupati Juliyatmono, Kapolres AKBP Leganek Mawardi dan Dandim 0727/Karanganyar Letkol (Inf) Andi Amin Latama.
Peralatan yang dimiliki masing-masing unsur, sudah dipersiapkan jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Begitu pula dengan personel, siap digerakkan setiap saat ke lokasi yang membutuhkan.
Untuk posko, menurut Bupati semua sudah siaga. Pertama di Makodim 0727, Di Polres Karanganyar dan lima titik bentukan BPBD di wilayah rawan bencana. Ia meminta personel BPBD untuk berkantor di posko-posko tersebut. 

“Saya minta mereka beberapa hari ke depan berkantor di posko-posko yang ada. Tidak usah ikut apel tapi langsung ke lokasi posko kesiapsiagaan bencana,” tambahnya.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Karanganyar, Bambang Djatmiko menyampaikan, guna mengantisipasi terjadinya bencana, pihaknya mendirikan posko pantauan di empat kecamatan.

Disamping posko induk di Kantor BPBD Karanganyar. Posko pantau tanah longsor berada di Kecamatan Ngargoyoso, Matesih, Jatiyoso. Sedangkan untuk posko pantau banjir berada di Kecamatan Kebakkramat.
"Sudah saya sampaikan, tidak hanya melaporkan tapi juga memantau daerah rawan," ungkap Bambang.(Lim)

 

BERITA REKOMENDASI