Potensi Pendapatan Rp 5,8 M Terselamatkan

SOLO (KRjogja.com) – Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) senilai Rp 5,8 milyar yang sempat terancam hilang, menyusul pengambilalihan pengelolaan Terminal Bus Tirtonadi, akbirnya terselamatkan. Pasalnya, pemerintah pusat sudah memastikan mgembakikan pengelolaan fasilitas transportasi tipe A ini kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

"Surat Keputusan (SK) pengembalian pengelolaan Terminal Bus Tirtonadi diproyeksikan turun pada pertengahan pekan ini, jelas Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, sebab harus melalui proses agak panjang. Dokumen penyerahan yang sudah dikirimkan Pemkot Solo, baik berupa personel, pembiayaan, perlengkapan dan dokumen (P3D) beberapa waktu lalu diterima dulu," tambahnya, menjawab wartawan di Balaikota, Sabtu (24/9/2016). Kemudian pemerintah pusat baru menerbitkan SK pengembalian sesuai aturan yang berlaku.

Dia mengakui, pendapatan dari Terminal Bus Tirtonadi lumayan tinggi. Namun, pria bersapaan akrab Rudy ini tidak mempermasalahkan jika penegelolaan ditangani pemerintah pusat, sebab spirit yang diemban lebih pada pelayanan kepada masyarakat sebaik mungkin. Karenanya ketika pemerintah pusat mengisyaratkan pengambilalihan pengelolaan sebagaimana aturan yang berlaku, Pemkot Solo justru berinisiatif menyerahkannya disertai dokumen yang diperlukan.

Kalaupun kemudian pemerintah pusat menenmbalikan pengelolaan dengan dalih dijadikan proyek percontohan pengelolaan terminal tipe A di Indonesia, menurut Rudy,  tetap akan dilaksanakan sebaik mungkin. Dia meyakini, Pemkot Solo mampu mengelola terminal yang kini menerapkan sistem boarding pass sebagaimana di bandar udara, sebab Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki cukup mumpuni, juga fasilitas yang tersedia relatif memadai dan modern. (Hut)

 

BERITA REKOMENDASI