PPKM Level 2 Diberlakukan Ketat

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Usaha wisata seperti tempat hiburan, panti pijat, spa, diskotik dan sejenisnya, karaoke, permainan biliar, bowling, warung internet, game online, dan kegiatan usaha sejenis lainnya sementara ditutup. Hal tersebut sesuai Instruksi Bupati (Inbup) Sukoharjo Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 Virus Corona di Kabupaten Sukoharjo.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Jumat (21/01/2022) mengatakan, Inbup tersebut berlaku mulai 18 Januari sampai dengan 24 Januari 2022. Pemkab Sukoharjo terus melakukan pengaturan kegiatan masyarakat sebagai bentuk pencegahan dan antisipasi penyebaran virus Corona. Termasuk varian baru Omicron. Pengetatan dilakukan setelah virus Corona varian Omicron diketahui telah masuk ke Indonesia.

Pemkab Sukoharjo dalam Inbup tersebut mengatur banyak hal berkaitan dengan kegiatan masyarakat. Pengaturan ketat salah satunya berkaitan dengan larangan kegiatan yang bisa menimbulkan kerumunan massa. Sebab hal ini rawan berdampak pada penyebaran virus Corona.

“Pelaksanaan PPKM di RT dan RW, desa, kelurahan dan kecamatan tetap diberlakukan dengan mengaktifkan posko-posko di setiap tingkatan dengan melihat kriteria zonasi pengendalian wilayah,” lanjutnya.

Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Menengah Disdikbud Sukoharjo Warsini, mengatakan, PTM tingkat SMP negeri dan swasta mulai diterapkan 100 persen terhitung 3 Januari 2022. Hal ini sesuai kebijakan pemerintah terkait PTM di sekolah pada tahun 2022.

Disdikbud Sukoharjo sebelum menerapkan kebijakan pemerintah tersebut telah melakukan sosialisasi ke pihak sekolah dan diteruskan ke siswa serta orang tua murid pada akhir tahun 2021 lalu. Kebijakan tersebut diterapkan disemua sekolah tingkat SMP di Kabupaten Sukoharjo.

PTM 100 persen ditingkat SMP diterapkan dengan sistem shift. Dalam satu ruangan diisi sebayak 16 siswa. Pembelajaran dilakukan secara bergantian hingga semua siswa dapat mengikuti pembelajaran di sekolah.

Siswa sebelum mengikuti PTM wajib melaksanakan ketentuan yang telah ditetapkan seperti pengecekan suhu badan, pemeriksaan kartu vaksin, memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun sebelum masuk ruang kelas dan duduk di kursi yang telah disediakan sesuai penempatan dari sekolah. Sistem tersebut sudah dipahami siswa mengingat sebelumnya mereka sudah mengikuti PTM terbatas di sekolah. (Mam)

BERITA REKOMENDASI